Penerimaan Pajak RI Melonjak 30%, DJP Makin Pede Target 2026 Tercapai

Editor: Shintya
Jumat, 6 Maret 2026 | 19:22 WIB
Penerimaan Pajak RI Melonjak 30%, DJP Makin Pede Target 2026 Tercapai
Penerimaan Pajak RI Melonjak 30%, DJP Makin Pede Target 2026 Tercapai (astakom/Dok. Kemenkeu)

astakom.com, Jakarta - Penerimaan pajak secara neto pada Februari 2026 tumbuh sebesar 30,2 persen dihitung dalam periode tahunan atau secara YoY(year on year). Capaian positif ini dilaporkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bimo Wijayanto selaku Direktur Jenderal Pajak bilang kalau realisasi ini jadi tanda kalau aktivitas ekonomi nasional terus bergerak ke arah yang makin positif.

Pertumbuhan penerimaan pajak ini juga menjadi fondasi yang kuat buat target penerimaan negara di sepanjang tahun ini.

Bimo bilang kalau penerimaan pajak kotornya tercatat ada di angka 19 persen. Dia menambahkan, dengan pencapaian itu kinerja penerimaan pajak yang bagus di awal tahun bakal terus dipertahankan buat ke depannya. Dia juga berharap target penerimaan pajak bisa terpenuhi kalau tren kenaikan ini terus berlanjut.

Strategi DJP capai target

"Di Februari ini net revenue 30,2 persen kenaikannya. Sementara gross-nya itu 19 persen. Artinya kami sangat optimis performance ini akan kami jaga sejak awal tahun. Mudah-mudahan target tahun 2026 bisa tercapai," kata Bimo dalam agenda Kelas Pajak di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, pencapaian pada Januari dan Februari ini jadi basis utama atau acuan buat ngejar target penerimaan di kuartal I-2026. Penerimaan pajak ini berhasil diraih berkat strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak yang lebih akurat dan berbasis data.

Fokus validasi data yang belum dilaporkan

Meski begitu, Bimo menekankan kalau DJP nggak akan menggunakan cara-cara yang membebani wajib pajak yang udah patuh memenuhi kewajibannya. DJP fokus buat validasi data yang belum dilaporkan.

"Tetapi (kita) tidak berburu di kebun binatang. Karena wajib pajak yang sudah ada itu juga kita banyak melihat mereka tidak melaporkan data-data yang kami ada," kata Bimo.

Capaian bulan Februari ini menjadi kelanjutan tren positif dari bulan sebelumnya. Diketahui Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak di Januari 2026 nilainya mencapai Rp116,2 triliun atau tumbuh 30,7 persen YoY.

Total realisasi pajak
FYI, total realisasi pajak udah menyentuh angka 4,9 persen dari keseluruhan target APBN 2026. Lonjakan penerimaan ini ditopang sama performa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pajak Penjualan atas  Barang Mewah (PPnBM) yang menunjukkan grafik menanjak dengan signifikan.

Lewat kinerja yang terus dijaga, DJP pede kalau implementasi sistem Coretax yang lagi berjalan bakal semakin memperkuat efisiensi pengawasan dan mempermudah wajib pajak dalam melaporkan kewajiban pajak. Jadi target tahunan bisa tercapai sesuai rencana.

Gen Z Takeaway
Penerimaan pajak Indonesia di Februari 2026 auto naik 30,2% YoY, jadi sinyal kalau aktivitas ekonomi lagi growing dan cukup solid. DJP bilang momentum ini bakal dijaga supaya target pajak 2026 bisa achieved on track. Strateginya fokus ke validasi data pajak yang belum dilaporkan, bukan nambah pressure ke wajib pajak yang udah compliant.

APBN 2026 Direktorat Jenderal Pajak djp kemenkeu Pajak Penjualan atas  Barang Mewah (PPnBM) Pajak Pertambahan Nilai SPT Pajak

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB