AS-Iran High Tension! Pemerintah Jamin Perlindungan Terhadap Kepulangan Jemaah Umrah

Editor: AR Purba
Rabu, 4 Maret 2026 | 16:36 WIB
AS-Iran High Tension! Pemerintah Jamin Perlindungan Terhadap Kepulangan Jemaah Umrah

astakom.com, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah memperhatikan kondisi keamanan di wilayah Timur Tengah yang masih tegang dan perkembangan penerbangan.

Saat ini pemerintah memusatkan perhatian pada keselamatan, keamanan, dan perlindungan untuk para jemaah umrah.

Pemerintah menjamin bahwa seluruh proses penanganan dilaksanakan dengan terukur, terkoordinasi, dan memprioritaskan keselamatan jemaah.

1.6.047 Jemaah Sudah Mendarat: Proses Repatriasi Berjalan Bertahap dan Aman

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Ichsan Marsha, menginformasikan bahwa proses repatriasi jemaah berlangsung secara pelan-pelan

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jemaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jemaah dapat pulang secara bertahap dan tertib,” ucap Ichsan di Jakarta, dikutip oleh astakom pada Rabu, (4/3/2026).

Ichsan menginformasikan pada Sabtu kemarin bahwa ada 4.200 jemaah umrah yang pulang ke Tanah Air dengan menggunakan 12 penerbangan.

Lalu, pada Minggu lalu, sebanyak 2.047 jemaah umrah kembali ke Tanah Air dengan lima penerbangan.

PPIU Wajib Tanggung Jawab: Negara Kawal Pelayanan dari Saudi Hingga Tiba di Rumah

Calon jemaah umrah yang akan berangkat sebelum musim haji pada 18 April 2026 dengan total 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU)

“Kami memastikan setiap PPIU menjalankan kewajibannya secara penuh, mulai dari pemberangkatan, pelayanan selama di Arab Saudi, hingga kepulangan jemaah. Tanggung jawab itu tidak boleh diabaikan,” ucap Ichsan.

Pemerintah juga meminta agar hubungan antara PPIU dan jemaah terus dipelihara dengan baik.

“Kami mengajak jemaah dan PPIU untuk saling memahami. Yang utama adalah memastikan seluruh jemaah tetap aman, terlayani, dan mendapatkan kepastian,” sambungnya.

'Negara Selalu Ada': Hubungi KBRI Jika Terjadi Keadaan Darurat di Negara Transit
Mengenai aspek perlindungan, pemerintah menekankan kalau negara selalu ada. Jemaah yang menghadapi masalah perlindungan, isu hukum, atau keadaan darurat di Arab Saudi serta negara transit diminta untuk segera menghubungi KBRI atau KJRI terdekat

“Kami bersama Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di luar negeri untuk memastikan setiap persoalan jemaah ditangani cepat dan tepat. Kami meminta seluruh jemaah tetap tenang dan mengikuti arahan resmi,” ucap Ichsan.

Untuk mengedepankan keselamatan dan perlindungan jemaah, Kemenhaj juga me remind jemaah umrah yang bakalan berangkat dalam waktu dekat buat menunda perjalanan mereka sampai situasi di Timur Tengah kembali aman.

Gen Z Takeaway
​Buat kalian yang lagi nungguin kepulangan orang tua atau keluarga dari umrah, good news is pemerintah udah berhasil pulangkan lebih dari 6.000 jemaah dengan aman! Intinya, negara lagi on-mode siaga buat mastiin nggak ada jemaah yang terlantar gara-gara tensi AS-Iran. Tapi buat yang baru mau berangkat, Kemenhaj kasih saran buat re-schedule dulu ya sampai suasana adem. Safety is the new flex, so mending sabar sebentar daripada berangkat tapi malah terjebak di tengah war zone.

Berita Timur Tengah Terbaru. Haji dan Umrah iran Update Konflik Timur Tengah 2026.

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB