Stok BBM Aman, Tapi Harga Tetap Naik per 1 Maret, Ini Penyebabnya!

Editor: Shintya
Selasa, 3 Maret 2026 | 22:43 WIB
Stok BBM Aman, Tapi Harga Tetap Naik per 1 Maret, Ini Penyebabnya!
Stok BBM Aman, Tapi Harga Tetap Naik per 1 Maret, Ini Penyebabnya! (astakom/pertamina)

astakom.com, Jakarta - Pertamina ngasih pengumuman kalau harga BBM (Bahan Bakar Minyak) nonsubsidi fix naik per 1 Maret 2026.

Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah, tepatnya di Iran, yang lagi tegang banget. Meski begitu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bilang kalau stok BBM RI diperkirakan masih cukup buat digunakan sekitar 20 hari.

"Masih cukup 20 hari," kata Bahlil kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip pada Selasa (3/3/2026).

Dengan pasokan yang masih terbilang aman, muncul pertanyaan kenapa harga BBM naik.

Dilansir dari berbagai sumber, harga minyak mentah dunia melonjak selama bulan Februari 2026. Hal ini memicu kenaikan rata-rata harga minyak di berbagai wilayah.

Data dari Refinitiv pada Februari 2026 menunjukkan rata-rata harga minyak Brent ada di level US$69,37 per barel, naik 7,17% dibandingkan dengan harga rata-rata di bulan sebelumnya yang berkisar US$64,73 per barel.

Harga minyak dunia melonjak

Lalu, di bulan yang sama harga rata-rata minyak West Texas Index (WTI) sebesar US$64,44 per barel, artinya naik sebesar 7,01% dibandingkan rata-rata harga di Januari yang sebesar US$60,22 per barel.

Tidak sampai di situ, konflik di Timur Tengah yang ujung-ujungnya bikin jalur laut strategis yang dilewati sekitar 20% pasokan minyak global, yaitu Selat Hormuz, resmi ditutup bikin Pertamina sebagai perusahaan pemasok BBM di Indonesia ikut speak up.

Keselamatan pekerja dan aset

Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, bilang kalau pihaknya memantau dan update terus konflik geopolitik di Timur Tengah, termasuk potensi tantangan akibat penutupan Selat Hormuz.

Termasuk juga prioritas perusahaan buat memastikan para pekerja ada dalam kondisi aman di situasi kayak gini.

"Untuk saat ini, kami memperhatikan keselamatan dan keamanan pekerja maupun aset yang ada di sekitar wilayah tersebut," kata Roberth kepada media, dikutip pada Selasa (3/3/2026).

Upaya jaga pasokan energi
Roberth juga menegaskan bahwa Pertamina terus berupaya menjaga pasokan energi dan ada dalam kondisi aman.

"Pertamina terus memantau perkembangan situasi di wilayah Timur Tengah secara intensif untuk memastikan operasional Pertamina dalam menjaga pasokan energi tetap aman," tuturnya.

Roberth juga menambahkan kalau Pertamina dari hulu ke hilir berkomitmen menyalurkan energi ke masyarakat buat jaga ketahanan energi nasional.

Harga BBM per Maret 2026
Perlu diketahui, harga BBM mengalami kenaikan di kisaran Rp450-Rp1.000.

Berikut ini harga BBM di Jabodetabek, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara per 1 Maret 2026:

Pertamax (RON 92): dari Rp 11.800 per liter naik menjadi Rp 12.300

Pertamax Green 95: dari Rp 12.450 per liter naik menjadi Rp 12.900

Pertamax Turbo (RON 98): dari Rp 12.700 per liter naik menjadi Rp 13.100

Dexlite (CN 51): dari Rp 13.250 per liter naik menjadi Rp 14.200

Pertamina Dex (CN 53): dari Rp 13.500 per liter naik menjadi Rp 14.500.

Gen Z Takeaway
Pertamina resmi naikin harga BBM nonsubsidi awal Maret 2026, meski, kata Bahlil Lahadalia, stok RI masih aman 20 hari. Kenaikan ini lebih ke efek domino lonjakan harga minyak dunia dan tensi di Timur Tengah, termasuk isu penutupan Selat Hormuz. Jadi bukan karena stok kosong, tapi pressure global oil market lagi naik.

Bahlil Lahadalia BBM harga bbm pertamina harga minyak dunia Menteri ESDM

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB