Putin Turut Berduka atas Meninggalnya Presiden Iran Khamenei, Sebut Sebagai 'Sahabat Sejati' Rusia

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Senin, 2 Maret 2026 | 12:54 WIB
Putin Turut Berduka atas Meninggalnya Presiden Iran Khamenei, Sebut Sebagai 'Sahabat Sejati' Rusia
Putin Turut Berduka atas Meninggalnya Presiden Iran Khamenei, Sebut Sebagai 'Sahabat Sejati' Rusia (Dok. Kremlin.ru/ astakom)

astakom.com, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi menyampaikan belasungkawa mendalam atas tewasnya Ayatollah Ali Khamenei. Putin tidak hanya berduka, tapi juga melontarkan kritik pedas terhadap aksi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

"Mohon terima belasungkawa mendalam saya sehubungan dengan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Seyed Ali Khamenei, dan anggota keluarganya,” demikian isi pesan Putin melansir dari Anadolu Agency Senin, (2/3/2026).

Melansir dari AFP dan Reuters, Putin menyatakan bahwa tindakan tersebut “dilakukan dalam pelanggaran terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional”.

Peran Besar Khamenei dalam Kemitraan Strategis Rusia-Iran

Kremlin turut menyatakan bahwa di Rusia, Khamenei akan "diingat sebagai tokoh negara yang sangat penting yang memberikan kontribusi besar secara pribadi dalam mengembangkan hubungan persahabatan antara Rusia dan Iran serta mendorongnya ke tingkat kemitraan strategis yang komprehensif."

"Khamenei akan dikenang sebagai negarawan luar biasa yang memberikan kontribusi pribadi yang sangat besar terhadap pengembangan hubungan persahabatan Rusia-Iran,” sambungnya.

"Saya meminta Anda menyampaikan simpati dan dukungan paling tulus saya kepada keluarga dan sahabat Pemimpin Tertinggi, Pemerintah, dan seluruh rakyat Iran,” ucap Putin.

Angkatan bersenjata Iran mengumumkan pada hari Minggu kemarin bahwa Khamenei, telah wafat bersama sejumlah pejabat militer penting dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel, yang sebelumnya dimulai pada hari sebelumnya.

Jajaran Jenderal dan Menteri Pertahanan Iran Gugur
Pernyataan Teheran menyatakan bahwa para korban termasuk Kepala Staf Umum Abdolrahim Mousavi, komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammad Pakpour, Sekretaris Dewan Pertahanan Ali Shamkhani, serta Menteri Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Aziz Nasirzadeh.
Kedekatan Moskow-Teheran di Tengah Krisis Global
Hubungan antara Moskow dan Teheran bertambah baik dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2025, Rusia dan Iran menyepakati dan menandatangani sebuah perjanjian partnership strategis yang bertujuan memperkuat hubungan antar kedua negara, termasuk di bidang militer.

Iran terbukti menjadi salah satu sekutu terdekat Rusia selama operasi militer Moskow di Ukraina, yang mempererat hubungan kedua negara di tengah situasi geopolitik yang semakin rumit dan tegang.

Gen Z Takeaway
​Real besties don't leave! Putin bener-bener pasang badan buat Iran setelah kehilangan Khamenei. Dengan sebutan "Sahabat Sejati", Rusia seolah-olah ngasih kode ke AS dan Israel kalau mereka nggak suka sama cara "main" yang melanggar hukum internasional ini. Apalagi, Iran itu supplier sekaligus mitra militer penting buat Rusia. Dengan gugurnya hampir seluruh jajaran elit militer Iran, pertanyaannya sekarang: seberapa jauh Rusia bakal bantu Iran buat "bangun lagi" atau bahkan membalas? Yang jelas, tensi Rusia vs Barat makin level up gara-gara kejadian ini. The world is literally on edge right now!

iran Iran Russia Presiden Vladimir Putin Update Konflik Timur Tengah 2026.

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB