Excited! Film ‘Pelangi di Mars’ Hadir di Bioskop Lebaran 2026
astakom.com, Jakarta - Film anak dan keluarga terbaru Indonesia, Pelangi di Mars, siap menyapa penonton di bioskop mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan libur Lebaran. Terinspirasi dari fenomena viral foto “pelangi” di Mars yang diambil oleh rover Perseverance NASA, film ini menggabungkan petualangan luar angkasa dengan pesan lingkungan yang relevan bagi generasi muda.
Kisahnya mengikuti tokoh Pelangi, seorang anak yang tumbuh di situasi tidak ideal, tetapi tetap berani dan ingin tahu.
Bersama robot pendampingnya, Yoman, Pelangi berusaha mencari solusi atas masalah yang ia hadapi, termasuk krisis air yang menjadi latar relevan cerita.
Film ini memadukan aksi, emosi, dan petualangan, sekaligus menyelipkan isu global tanpa terdengar menggurui.
Diproduksi oleh Mahakarya Pictures, film ini disutradarai oleh Upie Guava dan diproduseri oleh Dendi Reynando.
Selain mengajak anak-anak Indonesia berimajinasi, film ini juga menekankan pentingnya keberanian, rasa ingin tahu, dan kepedulian terhadap lingkungan, sambil menyajikan visual canggih berkat teknologi XR yang menghadirkan pengalaman imersif.
Dari Mars ke layar bioskop
Ide film ini lahir dari fenomena viral foto “pelangi” di Mars yang sempat membuat publik penasaran. Meski NASA menegaskan fenomena itu hanyalah lens flare, foto tersebut memicu imajinasi kreatif para sineas.
“Kami ingin anak-anak Indonesia punya cerita mereka sendiri yang dekat dengan masa depan mereka,” ujar produser Dendi Reynando.
Film ini menghadirkan visual luar angkasa yang memukau, memanfaatkan teknologi XR untuk memperkuat pengalaman menonton. Namun, tujuan utamanya bukan sekadar efek visual, melainkan membangun narasi yang menyisipkan pesan lingkungan dengan cara yang menyenangkan dan alami.
Petualangan pelangi dan robot Yoman
Tokoh utama, Pelangi, bukan hanya pendamping ibunya, tetapi aktif mencari solusi atas tantangan yang ia temui. Bersama robot Yoman, Pelangi menghadapi konflik, teka-teki, dan situasi yang menantang, yang sekaligus mengajarkan keberanian dan kreativitas.
“Film ini mengajak anak-anak membayangkan diri mereka sebagai bagian dari solusi, sambil menikmati petualangan luar angkasa yang seru.” Ujar Kristo Immanuel slake pengisi suara Yoman dikutip dari media pada Rabu, (25/2/2026).
Sutradara Upie Guava menambahkan bahwa film ini ingin menghadirkan cerita yang relevan dengan isu perubahan iklim, namun tanpa terdengar menggurui.
“Anak-anak tidak suka digurui,” ujarnya, “jadi pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan disampaikan melalui petualangan dan dinamika tokohnya.”
Siap tayang dan menyasar generasi muda
Pelangi di Mars dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan momentum libur Lebaran. Film ini menampilkan kombinasi antara karakter anak-anak, robot, dan petualangan luar angkasa yang memukau.
Dengan produksi serius dari Mahakarya Pictures, film ini ingin menjadi alternatif tontonan keluarga yang menghibur sekaligus edukatif.
“Film anak dan keluarga di Indonesia masih terbatas jumlahnya. Kami ingin memberi alternatif agar anak-anak punya cerita mereka sendiri.” tegas Dendi Reynando
Dengan pemain yang enerjik, teknologi visual yang imersif, dan cerita yang penuh makna, film ini siap menjadi pengalaman menonton yang unik bagi generasi muda.













