Cetak Sejarah! RI Bakal Ekspor Beras Premium ke Arab Saudi Sebanyak 2.280 Ton

Editor: Alfian Tegar
Rabu, 25 Februari 2026 | 17:55 WIB
Cetak Sejarah! RI Bakal Ekspor Beras Premium ke Arab Saudi Sebanyak 2.280 Ton
Cetak Sejarah! RI Bakal Ekspor Beras Premium ke Arab Saudi Sebanyak 2.280 Ton (astakom/str-Destriadi Yunas Jumasani)

astakom.com, Jakarta — Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, untuk pertama kalinya Indonesia bakal ekspor beras ke Arab Saudi. Ini jadi sejarah baru di Indonesia.

Kementerian Koordinator Bidang Pangan mastiin sebanyak 2.280 ton beras yang akan dikirim, dan bukan kaleng kaleng karena yang diekspor adalah beras premium.

"Untuk perdana ini sekitar 2.280 ton ya. Nanti lanjut akan dilanjutkan ke negara lain, tapi ini perdana ke Arab Saudi 2.280 ton," ujar Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas berdasarkan rilis yang diterima redaksi astakom.com, Rabu (25/2/2026).

Ia juga menjelaskan, beras premium ini disiapkan buat memenuhi kebutuhan Jamaah Haji Indonesia tahun 2026.

Menurutnya, momen ini jadi simbol kuat bahwa swasembada beras nasional makin solid, sekaligus bukti stok dalam negeri aman dan siap main di level global.

Persiapan ekspor beras udah rampung

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan seluruh persiapan teknis dan logistik untuk ekspor beras telah dirampungkan. Ia menegaskan, pengiriman akan dilakukan sesuai jadwal dengan mutu produk yang tetap terjaga.

Tahap awal ekspor mencakup 2.280 ton beras yang diperuntukkan bagi kebutuhan konsumsi petugas haji yang datang lebih dulu.

“Kami menjamin kualitas produk, ketepatan distribusi, serta keamanan pengiriman melalui jalur laut. Waktu tempuh diperkirakan antara 30 hingga paling lama 45 hari,” kata Ahmad Rizal.

Dua gelombang pengiriman beras

Proses pengiriman akan dibagi dalam dua gelombang dengan dukungan dua armada kapal agar distribusi berjalan lancar.

BULOG juga memastikan kegiatan ekspor ini tidak berdampak pada stok beras nasional. Persediaan dalam negeri, saat ini berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Beras yang diekspor berasal dari gabah segar hasil panen petani Indonesia. Komoditas tersebut diolah di Rice Milling Unit (RMU) modern dengan standar tinggi.

Produk yang dikirim memiliki kadar air stabil, tingkat butir pecah rendah, sudah lolos uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta bersertifikat halal.

Perluasan pasar pangan Indonesia

Sebelum pengiriman, BULOG aktif melakukan promosi dan penjajakan bisnis yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah.

Langkah ini dilakukan untuk memperluas pasar pangan Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah importir dan penyedia katering haji dan umrah menyambut positif penawaran tersebut, memperkuat keyakinan bahwa beras Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Gen Z Takeaway
Di era Prabowo Subianto, Indonesia kirim 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi untuk kebutuhan haji 2026, yang disebut Zulkifli Hasan sebagai bukti swasembada makin kuat. Perum BULOG menjamin kualitas, distribusi dua gelombang, dan stok nasional tetap aman. Intinya, beras lokal sekarang siap tampil di panggung global.

Arab Saudi Ekspor Beras Kemenko Pangan Menko Pangan Menko Pangan Zulhas Prabowonomics Swasembada Beras

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB