Demi Stabilitas Industri, Apindo All Out Dukung Perjanjian Tarif RI-AS
astakom.com, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) nunjukin komitmennya untuk terus solid sama pemerintah buat suksesin perjanjian tarif dagang antara Indonesia-Amerika Serikat.
Hal ini dilakukan supaya kondisi industri nasional tetap stabil dan bisa menciptakan jutaan tenaga kerja dalam negeri.
Maka dari itu, Apindo bakal terus ngasih masukan ril dari industri di lapangan, menginventarisasi hambatan yang dihadapi pelaku usaha, dan membangun komunikasi dengan mitra dunia usaha di Amerika Serikat.
Salah satu caranya adalah dengan menjaga komunikasi atau diplomasi yang lancar dan saling menguntungkan."Apindo akan terus membersamai pemerintah dalam proses ini, memberikan masukan berbasis data dan pengalaman industri, serta memastikan bahwa kepentingan industri nasional dan stabilitas jutaan tenaga kerja tetap menjadi prioritas utama," kata Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani, dikutip oleh Astakom pada Senin (23/2/2026).
Drama pemerintah AS dan Mahkamah Agungnya
Apindo ternyata sudah mencermati perkembangan kebijakan di Amerika Serikat, termasuk dinamika antara pemerintah dan Mahkamah Agung Amerika Serikat soal kebijakan tarif.Perubahan konfigurasi tarif dinilai punya potensi memengaruhi struktur biaya dan daya saing ekspor Indonesia.
Diketahui, kebijakan tarif 10 persen yang ada di perjanjian dagang dibatalin sama Mahkamah Agung Amerika Serikat. Terus soal rencana penyesuaian tarif global sampai 15 persen sama Presiden Donald Trump.
Perubahan tarif jadi concern utama pengusaha
Apa yang terjadi di Amerika itu yaitu soal perubahan kebijakan tarif jadi perhatian serius terutama buat pelaku usaha. Soalnya, hal ini berdampak langsung sama kepastian pasar ekspor."Yang menjadi perhatian utama adalah kejelasan cakupan produk (scope of product), mekanisme implementasi, serta keberlanjutan kebijakan tersebut ke depan," kata Shinta.
Wait and see
Di situasi yang nggak pasti ini, dia bilang mending cari aman dulu deh dengan prinsip wait and see. Dibarengi sama penyesuaian skenario bisnis dengan hati-hati dan tetap berkoordinasi intensif sama pemerintah.Selanjutnya, perundingan tarif Indonesia - Amerika yang udah diteken sama presiden RI dan AS dianggap jadi capaian strategis yang bisa ngasih kepastian buat pelaku usaha sekaligus tetap menjaga kepentingan nasional.
Big deal ini jadi salah satu langkah strategis pemerintah yang krusial buat lindungi sektor padat karya yang masih punya ketergantungan tinggi sama pasar ekspor Amerika Serikat. Soalnya di peraturan tarif dagang ini ngatur soal pembebasan tarif atau pengecualian tarif buat produk unggulan Indonesia.
Apresiasi langkah strategiis pemerintah buat ekonomi global
Adapun sektor yang berpotensi diuntungkan sama perjanjian tarif ini yaitu kayak industri pakaian yang menyerap sekitar 2,7 juta tenaga kerja, industri perikanan sekitar 2 juta pekerja.Lalu industri kulit dan alas kaki sekitar 962,8 ribu pekerja, industri furnitur sekitar 878,5 ribu pekerja, dan industri karet sekitar 611,7 ribu pekerja.
Apindo ngasih apresiasi soal ruang yang dikasih pemerintah buat terlibat aktif dalam proses perundingan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat.
"Pada prinsipnya, kami mengapresiasi kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha dalam proses perundingan yang telah berlangsung panjang ini," kata Shinta.
Lewat sinergi pemerintah dan pengusaha, perjanjian tarif RI–AS ini diharapkan bisa jadi fondasi yang kuat buat ketahanan industri nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.










