Trump Puji Rencana Pengiriman TNI Buat 'Fix-in' Keamanan Gaza
astakom.com, Jakarta - Presiden AS Donald Trump baru aja ngasih standing applause tinggi buat Indonesia. Trump terang terangan memuji kontribusi nyata RI dalam ngejaga gencatan senjata dan konsisten ngedorong perdamaian yang berkelanjutan di Gaza.
Pernyataan ini disampaikan Trump dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) hari Kamis kemarin, yang emang fokus ngebahas gimana peran negara negara dunia buat bikin kawasan tersebut damai lagi.
Trump negasin kalau keterlibatan negara negara di forum BoP ini nggak cuma soal support finansial atau kirim dana doang. Beliau nge spill kalau beberapa negara, termasuk Indonesia, sudah komitmen buat melangkah lebih jauh dengan nyiapin personel (TNI) buat bantu ngejaga stabilitas di lapangan.Support Gak Cuma Keuangan
"Negara-negara yang hadir di sini hari ini tidak hanya memberikan kontribusi dana. Beberapa juga berkomitmen mengirimkan personel untuk membantu menjaga gencatan senjata dan mengamankan perdamaian yang benar-benar berkelanjutan," ucap Trump.Trump juga sempat nge-tegasin kalau upaya damai di Gaza kali ini nggak boleh cuma bersifat sementara atau sekadar formalitas simbolik doang. Menurutnya, dunia butuh komitmen jangka panjang yang bener-bener solid biar konflik nggak bolak balik pecah lagi dalam waktu singkat.
Kita membutuhkan perdamaian yang bertahan lama. Perdamaian yang kita tahu akan pecah lagi dalam dua minggu tidak ada artinya," ucapnya.
Apresiasi Indonesia
Dalam momen krusial itu, Trump secara khusus ngasih special shout out dan penghargaan buat Indonesia. Dia nggak ragu nyebut Indonesia sebagai negara besar yang punya peran super strategis dalam upaya perdamaian internasional."Secara khusus, Indonesia, terima kasih banyak. Ini adalah negara yang luar biasa,” ucap Trump.
Gaya Kepemimpinan Prabowo Jadi Sorotan!
Nggak cuma soal negara, Trump juga secara spesifik menyorot gaya kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang menurutnya bener-bener top tier. Trump menilai Prabowo punya ketegasan dan kecerdasan yang emang dibutuhin buat ngehandle situasi krisis global yang lagi messy banget.Menurut Trump, faktor "pemimpin yang kuat" itu kunci utama buat jagain stabilitas dunia dan mastiin perdamaian di Gaza.
"Dia (Prabowo) pria yang tangguh. Dan kami mengatakan itu dengan penuh rasa hormat. Kita membutuhkan kekuatan. Dia tangguh dan dia cerdas. Dan kecerdasan itu bahkan lebih penting," ujar Trump.
Komitmen RI ke Gaza dari Tahun Lalu
Komitmen RI ini sebenarnya sudah disuarakan lantang sama Presiden Prabowo Subianto sejak tahun lalu. Di depan Sidang Umum ke-80 PBB pada 23 September 2025, Presiden Prabowo sudah negasin kalau Indonesia bakal selalu stand with kesetaraan, kolaborasi, dan perdamaian dunia.Beliau bahkan menyatakan kalau Indonesia beneran siap dan "gaskeun" buat ngirim pasukan perdamaian ke Gaza sebagai bukti nyata.
"Indonesia siap untuk mengerahkan 20.000 atau bahkan lebih putra-putri kami untuk membantu mengamankan perdamaian di Gaza," ucap Prabowo.
Nggak cuma soal kirim pasukan, Presiden Prabowo juga kasih pernyataan yang straight to the point soal nasib Palestina. Beliau negasin kalau pengakuan resmi terhadap negara Palestina itu hukumnya wajib alias langkah paling krusial buat nge-stop bencana kemanusiaan yang nggak kelar-kelar di sana.
"Pengakuan terhadap negara Palestina adalah langkah yang tepat, di sisi sejarah yang benar," ucap Prabowo.













