Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Disinformasi Makin Ganas, Menkomdigi: Media Kunci Kredibilitas RI

astakom.com, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan media arus utama memegang peran strategis dalam menjaga kredibilitas Indonesia di tengah gelombang disinformasi digital yang kian masif.

Hal itu disampaikan Meutya saat melakukan media visit ke kantor The Jakarta Post di Jakarta Pusat, Kamis (19/02/2026).

“Kita saat ini berhadapan dengan misinformasi yang sangat tinggi, media arus utama lah yang berperan menjaga profesionalitas dan menyampaikan hal-hal yang benar,” ujar Meutya dikutip dari laman web resmi Komdigi pada Jumat, (20/2/2026).

Disinformasi dan posisi Indonesia di forum global

Menurut Meutya, disinformasi bukan hanya berdampak pada persepsi publik dalam negeri, tetapi juga dapat memengaruhi posisi tawar Indonesia di panggung internasional. Salah satu contoh yang ia soroti adalah isu partisipasi Indonesia dalam Board of Peace.

“Pemerintah dikritik silakan, tapi isu Board of Peace ini juga terkait posisi tawar Indonesia,” katanya.

Ia menilai, ketika narasi keliru mendominasi ruang digital, diskursus publik menjadi bias dan berpotensi merugikan kepentingan nasional.

“Kita jadi sulit untuk mendengarkan, mana suara-suara yang memang ingin membangun dan mana yang sifatnya noise saja. Ketika noise-nya tinggi, pasti suara-suara yang baik akan cenderung tenggelam,” jelasnya.

Hak publik atas informasi yang benar

Meutya menekankan bahwa hak atas informasi yang dijamin konstitusi bukan sekadar akses, tetapi juga mencakup kualitas dan kebenaran informasi.

“Informasi yang benar menjadi hak bagi masyarakat untuk tahu, itu yang ingin kita jaga,” tandasnya.

Karena itu, menurutnya, kerja jurnalistik berbasis verifikasi menjadi krusial dalam menjaga kualitas demokrasi dan reputasi Indonesia di mata dunia.

Disinformasi dan tantangan kedaulatan digital

Gelombang disinformasi global dalam beberapa tahun terakhir meningkat tajam seiring penetrasi media sosial dan penggunaan kecerdasan buatan generatif.

Berbagai laporan internasional menunjukkan misinformasi kerap digunakan untuk memengaruhi opini publik, mengganggu stabilitas politik, hingga merusak reputasi suatu negara di forum internasional.

Di Indonesia, isu disinformasi juga menjadi perhatian serius pemerintah, terutama menjelang momentum politik, isu geopolitik, serta kebijakan strategis nasional.

Kementerian Komunikasi dan Digital sebelumnya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan media arus utama untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat.

Dalam konteks diplomasi, narasi digital yang tidak terverifikasi berpotensi dimanfaatkan untuk melemahkan posisi Indonesia dalam negosiasi atau kerja sama internasional. Karena itu, penguatan jurnalisme profesional dinilai menjadi bagian dari strategi menjaga kedaulatan informasi nasional.

Gen Z Takeaway
Di era serba viral, bukan yang paling cepat yang paling benar. Statement Menkomdigi ini jadi reminder bahwa kredibilitas bangsa juga dipertaruhkan di timeline. Buat Gen Z, critical thinking dan cek sumber bukan cuma soal literasi digital—tapi juga bagian dari menjaga reputasi Indonesia di level global.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...