Menlu RI & Sekjen PBB Kompak Nyari Jalan Tengah Buat Palestina! Apa Aja yang Dibahas?
astakom.com, Jakarta - Menlu RI, Sugiono, baru aja ngelakuin pertemuan bilateral yang penting sama Sekjen PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB, New York kemarin Rabu.
Keduanya terlibat deep talk soal update situasi di Palestina yang masih tensi tinggi, sambil nyari jalan tengah buat nyiptain perdamaian yang adil dan nggak cuma sementara.
Di awal pertemuan, Menlu Sugiono ngasih apresiasi ke Guterres karena tetap tegar memimpin PBB di tengah dinamika global yang lagi complicated banget, sekaligus negasin kalau Indonesia tetap setia sama jalur multilateralisme.
Menlu Sugiono juga kasih bocoran kalau beliau bakal hadir di Sidang Dewan Keamanan PBB pada hari ini Rabu,(18/2/ 2026) buat nyuarain tantangan berat yang lagi dihadapi warga Palestina.
Prabowo Hadir Buat Palestina?
Nggak cuma itu, ada kabar besar kalau Presiden RI, Prabowo Subianto, dijadwalkan bakal join dalam pertemuan Board of Peace di Washington D.C. pada 19 Februari 2026 bareng deretan pemimpin dunia lainnya.Indonesia lagi all out di panggung internasional buat pastiin perdamaian bukan cuma jadi wacana doang.
"Posisi kami jelas, keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB, visi Solusi Dua Negara, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025),” ucap Menlu.
Ia menekankan bahwa partisipasi Indonesia merupakan wujud komitmen untuk mendorong perdamaian yang adil dan abadi, serta memastikan bahwa mekanisme pelaksanaan Board of Peace bersinergi dan memperkuat upaya yang tengah dilakukan PBB.
Menlu Sugiono negasin kalau partisipasi Indonesia di kancah global ini bukan cuma formalitas doang, tapi wujud komitmen nyata buat nge dorong perdamaian yang adil dan abadi. Beliau juga mau pastiin kalau mekanisme kerja Board of Peace nanti bener bener sinkron dan justru memperkuat langkah langkah yang lagi diperjuangin sama PBB.
Konsisten RI Untuk Palestina
Menanggapi poin dari Indonesia, Sekjen PBB António Guterres kasih standing applause alias apresiasi tinggi buat Menlu Sugiono yang sudah jauh jauh ke New York.Guterres ngerasa terbantu banget sama konsistensi RI yang nggak pernah absen buat support Palestina. Dia juga nggak bisa nutupin rasa prihatinnya soal kondisi di Tepi Barat yang menurutnya sudah fix melanggar hukum internasional secara terang terangan.
Guterres bahkan bilang kalau Indonesia, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar, punya peran yang super krusial alias main character buat gerakin Board of Peace.
Dari Isu Keamanan Hingga Strategis Dibahas!
Nggak cuma bahas Palestina, mereka juga bertukar pandangan soal isu keamanan global dan isu strategis di kawasan.Guterres ngelihat Indonesia sebagai mitra kunci buat benerin sistem multilateral biar PBB punya taring lagi. Menutup pertemuan, Menlu Sugiono negasin kalau Indonesia tetap percaya 100% sama sistem multilateral sebagai pilar utama buat jaga perdamaian.
RI komitmen bakal pakai semua platform yang ada demi pastiin perjuangan rakyat Palestina dapet solusi yang adil dan nggak kena ghosting dunia internasional.













