Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

TOK! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriyah pada Kamis 19 Februari 2026 Masehi

astakom.com, Jakarta – Sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama RI hari ini Selasa (17/2/2026) pukul 19.30 WIB telah menetapkan hasil 1 Ramadan 1447 Hijriyah tepat pada hari Kamis tanggal 19 Februari 2026.

Sekaligus pemerintah menetapkan awal umat islam melaksanakan puasa yaitu pada hari Kamis,19 Februari 2026, untuk sholat tarawihnya Rabu,18 Februari.

Hasil ini disampaikan langsung oleh Cecep Nurwendaya, Anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

“Sehingga tanggal 1 Ramadan 1447 Hijriyah secara hisab jatuh bertepatan  dengan hari Kamis  tanggal 19 Februari 2026 Masehi,” kata Cecep Nurwendaya, dalam Sidang Isbat.

Metode yang digunakan

Untuk menetapkan dan melihat waktu 1 Ramadan digunakan dua metode yaitu lewat rukyat dan hisab.

“Metode penetapan awal kamariah di Indonesia menggunakan rukyat dan hisab, di mana ijtimak harus terjadi dan posisi hilal diamati setelah matahari terbenam. Pada 17 Februari 2026, secara astronomis posisi hilal masih berada di bawah ufuk,” ungkap Cecep dalam paparannya.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan ketinggian hilal di seluruh wilayah NKRI masih berada di bawah ufuk, dengan rentang antara -2° 24‘ 43“ (-2,41°) hingga -0° 55‘ 41“ (-0,93°). Sementara itu, sudut elongasi berada pada kisaran 0° 56‘ 23“ (0,94°) hingga 1° 53‘ 36“ (1,89°).

Artinya, secara hisab, posisi hilal di seluruh wilayah NKRI belum memenuhi kriteria Visibilitas Hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimum 3° dan sudut elongasi minimum 6,4°.

Posisi hilal masih di bawah ufuk

“Dengan demikian, bukan hanya belum memenuhi kriteria imkan rukyat, tetapi secara astronomis hilal belum mungkin terlihat, sehingga secara hisab data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” kata Nasaruddin Umar dalam keterangan pers Sidang Isbat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2025).

Tahun ini, rukyat dilaksanakan di 96 titik pengamatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Berdasarkan hasil pantauan rukyat di 96 titik

Nasaruddin Umar bilang kalau nggak ada laporan hilal terlihat, bahkan di negara Islam pun tidak memulai Ramadan besok.

“Tidak ada laporan hilal terlihat dari seluruh titik pengamatan. Bahkan di negara-negara Islam lainnya, belum ada yang memenuhi kriteria imkan rukyat, dan kalender Hijriah Global versi Turki pun tidak memulai Ramadan esok hari,” katanya.

Nasaruddin juga berpesan kepada masyarakat yang dalam pelaksanaan penetapan awal puasa atau 1 Ramadan berbeda, jangan jadikan sebagai hal yang negatif.

Pesan Menag sikapi perbedaan pelaksanaan awal Ramadan

“Dan seandainya ada di antara warga kita umat islam yang mungkin akan melakukan hal berbeda sesuai keyakinan masing-masing kami juga mengimbau segenap masyarakat mari perbedaan itu tidak membuat kita berpisah atau berbeda dari arti negatif,” kata Nasaruddin.

Menag berpesan agar perbedaan itu bisa jadi konfigurasi yang indah.

“Jadikan perbedaan itu konfigurasi indah, Indonesia berbeda tapi utuh dalam persatuan yang indah,” tambahnya.

Selanjunya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026). Penetapan itu berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani sama Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Gen Z Takeaway

Pemerintah lewat sidang isbat Kemenag resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh Kamis, 19 Februari 2026, jadi tarawih mulai Rabu malam. Secara hisab dan rukyat, posisi hilal masih di bawah ufuk dan belum memenuhi kriteria MABIMS, makanya puasa dimulai lusa. Meski ada potensi beda dengan sebagian pihak, Menag minta masyarakat stay calm dan tetap jaga persatuan.

Feed Update

Korlantas Polri Catat 459 Ribu Kendaraan telah Keluar dari Jakarta

astakom.com, Jakarta — Memasuki momen mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut sebanyak 459.570 kendaraan telah keluar dari Jakarta. Laporan ini disampaikan Korlantas...

Momen Bahlil Bercanda Nyeletuk ‘Uang Terus’ saat Amran Ajukan Pinjaman ke Purbaya

astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas...

Presiden Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Bangsa, Bukan Pengusaha

astakom.com, Jakarta — Membahas mengenai kekayaan alam, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh kekayaan alam atau sumber daya alam (SDA) di Indonesia adalah...

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...

Perempuan Gerindra Gelar Santunan Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

astakom.com, Jakarta – Jumat berkah. Begitulah gambaran suasana hangat dan penuh kebersamaan yang terpancar di Kantor DPP Partai Gerindra pada Jumat sore (13/3/2026). Momen hangat...

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...