Finally! Tarif Resiprokal RI-AS 19 Persen Siap di-TTD Presiden Prabowo 19 Februari
astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan krusial di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2/2026). Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyebut kehadiran para menteri bidang ekonomi di Hambalang menjadi langkah konsolidasi akhir sebelum Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Amerika Serikat.
Konsolidasi itu dilakukan menjelang penandatanganan tarif resiprokal atau kesepakatan dagang Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat.
"Hadirnya para menteri bidang ekonomi di Hambalang sebelum keberangkatan Presiden merupakan bentuk konsolidasi akhir agar posisi Indonesia solid dalam perundingan. Kita berharap akan ada kejutan-kejutan positif dari ART yang semakin menguntungkan Indonesia," kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto di Jakarta, Senin (16/2/2026).Dalam kunjungan itu, fokus utamanya adalah penandatanganan kesepakatan dagang, Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS. Sebelumnya, kesepakatan itu udah dibuat draft dan dibahas dari tahun lalu.
ART bakal ditandatangani pada pertengahan Februari
"Pertemuan membicarakan terkait update perundingan Indonesia-Amerika dan disampaikan Bapak Presiden rencananya akan hadir di Amerika Serikat pada tanggal 19 (Februari)," kata Haryo.Penandatanganan akan dilakukan sekitar tanggal 19 Februari.
"Di sekitar tanggal tersebut, rencananya akan dilaksanakan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART)," tambahnya.
Kerangka ART yang udah disepakati
Dalam kerangka ART, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk bagi mayoritas produk asal AS.Sementara itu, buat imbal balik resiprokal AS memangkas tarif atas produk Indonesia. Dia bilang, AS akan menurunkan tarif resiprokal dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen.
Selain itu, AS memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas ekspor unggulan Indonesia, seperti minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao.
Diplomasi harus berdampak buat kesejahteraan rakyat
Saat pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo juga menekankan diplomasi ekonomi ini harus berdampak langsung buat perkuat industri nasional dan kesejahteraan rakyat, bukan cuma buat formalitas diplomatik.Presiden menekankan supaya setiap perundingan bisa perkuat industri nasional, meningkatkan produktivitas domestik, dan memperbesar kontribusi Indonesia dalam global supply chain.
Pemerintah juga diarahkan memastikan posisi tawar Indonesia tetap kuat dan tidak merugikan kepentingan nasional.
Bakal hadiri KTT Board of Peace
Selain agenda perdagangan, kunjungan Presiden Prabowo juga mencakup partisipasi dalam KTT Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dilaporkan telah berangkat lebih awal ke AS untuk melakukan persiapan teknis menyambut kehadiran Presiden.Pertemuan di Hambalang tersebut turut dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.










