Timbulkan Kepedulian Sosial, Program MBG Disebut sebagai Amal Jariah

Editor: Alfian Tegar
Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47 WIB
Timbulkan Kepedulian Sosial, Program MBG Disebut sebagai Amal Jariah
Sebanyak 311 Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan untuk siswa sekolah SDN Perak Utara 1, Surabaya, Jawa Timur (20/1). Terlihat siswa antusias untuk menyantap menu MBG, yang kini telah berjalan 3 bulan disekolah tersebut. Tahun 2026 ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan program MBG dapat dinikmati 82,9 juta penerima manfaat. BGN optimis program tersebut bisa tercapai dalam waktu lima bulan, karena jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang terus bertambah dalam waktu cepat. (str-Ahmad Khusaini)

astakom.com, Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) makin kerasa impact-nya sampai level posyandu. Di wilayah Palmerah, kader Posyandu Kemala XVI-11 konsisten salurin makanan setiap hari buat balita, lansia, dan ibu menyusui.

Buat para kader posyandu di Palmerah, ini bukan cuma rutinitas harian biasa. Di balik pembagian menu dan pendataan penerima, ada spirit gotong royong dan kepedulian sosial biar anak-anak, ibu menyusui, dan lansia benar-benar dapet asupan gizi yang layak.

Koordinator Posyandu Balita Kemala XVI-11 Palmerah, Muslika, bilang kalau para kader ngerasain langsung dampak positif dari program ini.

“Kami dari kader Posyandu Kemala XVI-11 Palmerah merasakan manfaat dari program MBG. Kami juga menyalurkan makanan setiap hari untuk balita, lansia, dan ibu menyusui,” ujarnya, dikutip dari rilis yang diterima redaksi astakom.com, Sabtu (14/2/2026).

Proses penyaluran MBG

Dalam pelaksanaannya, distribusi dilakukan secara terstruktur, mulai dari posko di tingkat RW hingga ke RT. Menu makanan diambil dari posko RW, kemudian dibagikan kepada kader balita dan Dasawisma untuk selanjutnya disalurkan kepada penerima manfaat di masing-masing RT.

“Sehari-hari kami mengambil menu dari posko di RW. Setelah itu, makanan dibagi ke masing-masing RT melalui kader balita posyandu dan Dasawisma. Pengurus RT kemudian mendistribusikannya kepada balita penerima manfaat,” jelas Muslika.

Mekanisme penitipan wadah

Bagi orang tua yang bekerja, pengurus juga menyiapkan mekanisme penitipan wadah agar makanan tetap bisa diterima. Sistem ini dibuat agar tidak ada penerima yang terlewat.

“Biasanya ada orang tua yang bekerja, sehingga mereka menitipkan wadah. Nanti kami sebagai pengurus memindahkan makanan ke wadah tersebut, lalu ibunya bisa mengambil ketika sempat,” katanya.

Data penerima manfaat pun sudah tercatat rapi di setiap RT, sehingga distribusi berjalan sesuai sasaran.

“Data penerima sudah ada di masing-masing RT,” ujarnya singkat.

Muslika menegaskan, para kader posyandu berperan sebagai pekerja sosial yang membantu proses penyaluran.

MBG sebagai amal jariah

Muslika menegaskan, para kader posyandu berperan sebagai pekerja sosial yang membantu proses penyaluran.

“Kami kader posyandu ini pekerja sosial. Kami membantu menyalurkan kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan ibu menyusui. Kami hanya membantu mendistribusikan. Ini seperti amal jariah bagi kami,” ungkapnya.

Pernyataan itu disambut oleh Gayatri, salah satu kader posyandu yang turut hadir. “Posyandu itu pekerja sosial,” timpalnya.

MBG bawa harapan bagi masyarakat

Di tengah kesibukan para kader yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga, program ini dinilai membawa harapan bagi tumbuh kembang generasi muda.

Mereka berharap perhatian terhadap gizi balita dan ibu menyusui terus berlanjut, termasuk perhatian kepada para kader yang bekerja.

“Kami bersyukur jika ada perhatian. Semoga program ini berlanjut dan memberikan manfaat bagi penerimanya, sehingga generasi bangsa bisa tumbuh cerdas dan kuat. Terima kasih, Pak Prabowo,” tutup Muslika.

Gen Z Takeaway
MBG di Palmerah nunjukin implementasi kebijakan sampai level posyandu, lewat kader Kemala XVI-11 yang tiap hari distribusi makanan untuk balita, lansia, dan ibu menyusui dengan sistem rapi dari RW ke RT. Mekanismenya terdata dan inklusif, ada skema penitipan wadah buat orang tua yang kerja. Buat para kader, ini bukan cuma tugas sosial, tapi investasi gizi jangka panjang generasi.

Dapur SPPG Makan Bergizi Gratis Manfaat MBG Palmerah Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto SPPG Polri

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB