All Out! Progres 9 Kampung Nelayan di Jawa Tahap Satu Sudah 100%

Editor: Shintya
Sabtu, 14 Februari 2026 | 23:15 WIB
All Out! Progres 9 Kampung Nelayan di Jawa Tahap Satu Sudah 100%
All Out! Progres 9 Kampung Nelayan di Jawa, Tahap Satu Sudah 100% (astakom/str-Panji Arkananta)

astakom.com, Jakarta - Kampung Nelayan Merah Putih gagasan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan progres yang sangat baik. Di Pulau Jawa, pemerintah menghadirkan sembilan Kampung Nelayan Merah Putih yang akan memperkuat ekonomi pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Progres pembangunan tahap awal ini udah selesai 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat. Diantaranya yaitu Kampung Nelayan di wilayah pesisir, yakni di Jawa Tengah (Banyutowo, Bumiharjo, Jatimalang, dan Karangduwur), Banten (Cikiruh Wetan), Jawa Barat (Ciwaru, Gebang Mekar, dan Wanasari), serta Jawa Timur (Pujiharjo).

Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (14/2/2026), terlihat seluruh bangunan ada di kawasan pesisir pantai dan dirancang terintegrasi. Lalu dilengkapi dengan fasilitas yang dibangun berdampingan satu sama lain supaya memudahkan aktivitas para nelayan.

Untuk mendukung aktivitas nelayan, pemerintah membangun berbagai sarana dan prasarana penunjang di setiap kampung. Diantaranya balai nelayan, docking kapal, pabrik es portabel, shelter cold box, shelter pendaratan ikan, hingga kios pemasaran ikan.

Fasilitas kampung nelayan lengkap

Selain itu, di kawasan kampung nelayan dilengkapi juga sama bengkel nelayan, fasilitas perbaikan jaring, dan dukungan logistik lainnya.

Prabowo dengan tegas bilang kalau program Desa atau Kampung Nelayan Merah Putih ini dirancang supaya nelayan lebih mandiri. Supaya nelayan bisa lebih bebas termasuk buka peluang ekspor secara langsung apabila telah memenuhi kapasitas.

"Jadi Saudara-saudara, nanti desa-desa itu kita beri kebebasan, kalau dia mampu, kita akan permudah akses kepada ekspor. Dia bisa ekspor langsung," kata Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026, dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Bakal buka akses buat ekspor

Prabowo juga bilang kalau pemerintah bakal membuka akses pelabuhan dan bahkan bandara buat dukung ekspor langsung dari desa nelayan.

"Kita akan buka pelabuhan-pelabuhan, lapangan-lapangan terbang boleh ekspor langsung," katanya.

Bukan cuma infrastruktur, pemerintah juga bakal menyederhanakan regulasi supaya bisa ngedongkrak pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Protein yang berkualitas dengan harga terjangkau
Prabowo menekankan bahwa program yang diinisiasi buat penguatan desa nelayan bakal berdampak langsung pada ketersediaan protein berkualitas dengan harga terjangkau.

"Dan mereka akan menghasilkan protein dalam kondisi yang tidak terlalu mahal untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Proyek ini terus dipush dan tahun 2026 ditargetkan membangun sekitar 1.000 Desa Nelayan dan meningkat menjadi 5.000 desa pada 2029. Setiap desa dibuat agar bisa menampung 300 hingga 2.000 nelayan yang selama ini belum mendapatkan perhatian optimal.

Gen Z Takeaway
Program Kampung Nelayan Merah Putih gagasan Prabowo Subianto di Jawa sudah 100% tahap awal dan siap dipakai nelayan. Fasilitasnya all-in, dari docking kapal sampai cold storage, biar produktivitas naik dan akses ekspor bisa direct tanpa ribet. Targetnya 1.000 desa nelayan di 2026 dan 5.000 pada 2029, supaya ekonomi pesisir makin sustain dan protein tetap affordable.

Berita ekonomi Desa Nelayan Indonesia Economic Outlook 2026 Kampung Nelayan Merah Putih Prabowonomics Presiden Prabowo

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB