Menkes Ungkap 1.824 Warga Terkaya Nikmatin Subsidi BPJS: Pemerintah Mau Beresin Datanya!
astakom.com, Jakarta — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan ada 1.824 orang dari kelompok desil 10 yang tercatat sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
Padahal menurut Badan Pusat Statistik (BPS), desil 10 itu kategori warga dengan tingkat kesejahteraan atau pengeluaran paling tinggi di Indonesia, alias kelompok paling atas secara ekonomi.
Akibatnya, masyarakat yang seharusnya terdaftar sebagai PBI tidak dapat masuk karena adanya 1.824 orang desil 10 yang terdaftar.
"Kalau orang kaya yang (desil) 10 itu masuk PBI, misalnya di situ ada datanya berapa? 1.824 orang desil terkaya mendapatkan PBI," ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin (11/2/2026).
"Karena PBI itu kan ada kuotanya, sekitar 96,8 juta. Itu sebabnya kenapa dalam tiga bulan ke depan keputusan yang kedua adalah BPJS, BPS, Kementerian Sosial, dan pemerintah daerah harus melakukan rekonsiliasi data," tambah Budi.
Akan dilakukan rekonsiliasi data
Budi menjelaskan, Kemensos, BPJS Kesehatan, BPS, dan pemerintah daerah harus melakukan rekonsiliasi data dari 11 peserta PBI yang dinonaktifkan.
Tegasnya, masyarakat yang masuk ke dalam golongan kesejahteraan tinggi seharusnya tidak terdaftar sebagai peserta PBI BPJS Kesehatan.
"Karena masih ada lagi desil 1 sampai 5 yang belum bisa masuk ke PBI. Nah itu akan kita rapikan, tapi itu tiga bulan ke depan saja. Supaya tidak mengganggu khususnya pasien-pasien yang kritis, yang katastropik tadi," ujar Budi.
15 juta warga mampu terdaftar PBI JK
Selain itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga mengungkap, 15 juta lebih warga yang tergolong dalam desil 6 sampai 10 tercatat sebagai penerima Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Desil 6 sampai 10 sendiri artinya adalah masyarakat Indonesia yang tergolong menengah sampai kaya.
"Desil 6 sampai 10 dan non-desil, mencapai 15 juta lebih, di mana yang lebih mampu terlindungi," ujar Gus Ipul.
54 juta warga termiskin tidak terdaftar PBI BPJS Kesehatan
Justru sebaliknya, sekitar 54 juta masyarakat yang tergolong dalam Desil 1 sampai 5 justru tidak terdaftar sebagai PBI BPJS Kesehatan.
Pengertian desil 1 sampai 5 sendiri adalah desil 1 (sangat miskin), desil 2 (miskin), desil 3 (hampir miskin), dan desil 4 (rentan miskin).
"Desil 1 sampai 5 yang belum menerima PBI cukup besar yaitu sebesar 54 juta jiwa lebih," ujar Gus Ipul.











