Wuih! Prabowo dan Lima Konglomerat Bahas Ekonomi RI, Siap Collab di Sektor Strategis
astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meeting bareng lima pengusaha nasional buat perkuat sinergi antara pemerintah dan pebisnis. Audiensi itu dilakukan di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor pada Selasa (10/2/2026) malam.
Diskusi antara Presiden Prabowo dan pegiat dunia usaha dimulai dari jam 19.00 sampai 23.00 WIB. Selama kurang lebih empat jam itu, para pengusaha dan Presiden membahas soal kondisi ekonomi nasional juga peluang pengembangan sektor-sektor strategis yang ngasih dampak langsung buat masyarakat.
Dalam postingan Instagram Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya bilang kalau pada kesempatan itu Presiden tekenin semangat Incorporated dan kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha.
"Di momen itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti bahwa kolaborasi erat seluruh sektor, yakni antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi," tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.Pengusaha dukung visi misi pemerintah
Di kesempatan itu, para pengusaha kompak dukung visi misi pemerintah dalam sektor paling strategis. Dari mulai pemenuhan makan bergizi sampai kedaulatan pangan dan energi."Para pengusaha yang hadir senada seirama menyatakan komitmen solidnya untuk mendukung visi misi Pemerintah dalam sektor paling strategis yaitu pemenuhan makan bergizi, sekolah dan pendidikan tinggi, kesehatan, rumah subsidi, koperasi dan kampung nelayan serta kedaulatan pangan dan energi," kata Teddy dalam caption Instagram.
Dorong pengembangan industri dan perkuat UMKM
Presiden Prabowo juga pengen pemerintah bareng pengusaha ciptain banyak lapangan pekerjaan, terutama di sektor riil (kegiatan yang langsung menghasilkan barang dan jasa nyata)."Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM," tulisnya.
Lima pengusaha kelas kakap
Pertemuan itu dihadiri sama Lima pengusaha elit nasional yang hadir, yaitu: Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group).Selanjutnya, ada Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma atau Aguan (Agung Sedayu Group).









