Ngespill Kejanggalan Misteri Kematian Jeffrey Epstein Yang Makin Sus! Dari CCTV Sampe Sosok Oranye

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Senin, 9 Februari 2026 | 11:13 WIB
Ngespill Kejanggalan Misteri Kematian Jeffrey Epstein Yang Makin Sus! Dari CCTV Sampe Sosok Oranye
Ngespill Kejanggalan Misteri Kematian Jeffrey Epstein Yang Makin Sus! Dari CCTV Sampe Sosok Oranye (Astakom / Grafis Gambar: JJ]

astakom.com, Jakarta - Dokumen Departemen Kehakiman AS (DOJ) yang baru aja dipublikasikan seminggu lalu sukses bikin netizen shock.

Pasalnya, ada kejanggalan yang bener bener sus mencurigakan soal tanggal tewasnya Jeffrey Epstein.

Di berkas resmi itu, pengumuman kematiannya justru tertulis tanggal 9 Agustus 2019 dirilis oleh Kantor Jaksa Amerika Serikat,

Padahal menurut laporan resmi dari keterangan penjara, dia baru ditemukan nggak bernyawa di selnya sehari setelah itu pada 10 Agustus 2019.

Perbedaan waktu ini langsung memicu teori konspirasi baru karena datanya dianggap nggak make sense.

Padahal, kalau merujuk ke catatan penjara Metropolitan Correctional Center (MCC) Manhattan, baru meninggal tidak bernyawa pada 10 Agustus 2019 pagi pas sipir lagi mau antar sarapan.

Plot twist tanggal yang "kecepetan" ini bikin publik mempertanyakan kredibilitas dokumen tersebut, seolah olah kematiannya sudah diprediksi sebelum kejadian.

Pernyataan Jaksa AS

Dalam ungkapan tersebut, Jaksa AS Manhattan saat itu, Geoffrey S. Berman mengungkapkan bahwa:

"Pagi ini, Manhattan Correctional Center mengonfirmasi bahwa Jeffrey Epstein, yang menghadapi dakwaan dari kantor kami atas keterlibatannya dalam perdagangan seks terhadap anak di bawah umur, telah ditemukan tidak responsif di selnya dan dinyatakan meninggal dunia tidak lama kemudian" tulisnya.

"Peristiwa hari ini sangat mengganggu, dan kami sangat menyadari potensi dampaknya sebagai hambatan baru bagi upaya memberikan keadilan di pengadilan bagi banyak korban Epstein" sambungnya.

"Kepada para perempuan muda pemberani yang melapor dan kepada banyak lainnya yang belum melakukannya, izinkan saya menegaskan kembali bahwa kami tetap berkomitmen untuk berdiri bersama Anda, dan penyelidikan kami atas tindakan yang didakwakan dalam surat dakwaan akan terus berlanjut.” tulis keterangan Jeffrey Epstein DOJ.

Kegagalan Serius di Sel Penahanan

Melansir laporan Daily Mail Senin, (9/2/2026), Epstein ini sebenarnya sudah mendekam di jeruji besi Manhattan sejak diciduk pada 6 Juli 2019.

Kala itu, jaksa federal langsung "menghadiahinya" dakwaan berat terkait konspirasi dan skandal perdagangan seks anak di bawah umur.

Meski sempat denial dan mengaku nggak bersalah, Epstein justru ditemukan tak bernyawa hanya dalam waktu sebulan lebih sedikit sambil menunggu jadwal sidangnya tiba.

​Laporan resmi menyebutkan kalau Epstein ditemukan dalam kondisi nggak responsif alias sudah "lewat" sekitar pukul 06.30 pagi pada 10 Agustus oleh petugas sel.

Tim medis sebenarnya sempat melakukan tindakan darurat buat menyelamatkannya, tapi sayangnya nyawa sang konglomerat sudah nggak tertolong.

Pihak medis Kota New York akhirnya memberi label kasus ini sebagai aksi bunuh diri, di mana insiden tragis ini terjadi tepat saat sistem keamanan di penjara yang katanya paling ketat itu lagi chaos parah.

Kronologi Sebelum Meninggal
Catatan internal penjara membocorkan kalau petugas yang harusnya standby jagain Epstein malah nggak menjalankan tugas patroli wajib pas malam kejadian.

Alih alih disiplin, agenda pengecekan yang harusnya dilakukan jam 03.00 dan 05.00 pagi justru "di skip" gitu aja menurut laporan penjara terkait.

Hal ini bikin pengawasan di area sel jadi benar-benar longgar dan nggak sesuai prosedur yang ada.

Kondisi makin red flag karena ternyata kamera pengawas Cctv di luar sel Epstein juga lagi bermasalah alias nggak berfungsi secara normal.

Tim penyelidik mengonfirmasi minimal ada dua CCTV yang mendadak glitch atau eror, sehingga nggak ada rekaman visual yang bisa memperlihatkan situasi di sana secara real time.

Akibat rentetan blunder ini, pejabat jadi kesulitan buat menentukan timeline pasti kapan Epstein benar-benar menghembuskan napas terakhirnya, sehingga waktu kematian resminya masih jadi misteri sampai detik ini.

Spill Sosok Oranye Misterius: Ada Siluet Tak Dikenal Pas Tengah Malam?
Berkas terbaru dari Departemen Kehakiman kasih update tambahan soal apa yang dilihat penyelidik setelah insiden Epstein.

Dari hasil review rekaman keamanan di dalam penjara, tim FBI dan Inspektur Jenderal nemuin hal yang bener bener bikin dahi berkerut.

Ada seorang figur misterius yang nggak teridentifikasi ketangkep kamera lagi gerak menuju lantai tempat sel Epstein berada.

​Rekaman itu memperlihatkan siluet berwarna oranye yang lagi naik tangga di sekitar area hunian Epstein pas tengah malam.

Meski gerak geriknya sudah dicatat sama penyelidik, mereka masih belum berani spill secara gamblang apakah sosok ini ada hubungannya sama tewasnya sang miliarder atau cuma kebetulan lewat.

Sayangnya, akibat sistem CCTV yang banyak glitch dan nggak lengkap, tim penyelidik jadi kesulitan buat menyusun rekaman visual yang utuh soal aktivitas di sana.

Gen Z Takeaway
Intinya, kasus Epstein ini bener-bener definisi chaos yang nggak masuk akal. Mulai dari data kematian yang "kecepetan" di dokumen resmi, sipir yang malah AFK pas jam krusial, sampai ada siluet oranye misterius yang ketangkep CCTV pas semua kamera lagi glitch. Meskipun secara hukum sosok utamanya sudah nggak ada, tapi publik tetap nggak bisa move on dari segala red flag dan kejanggalan yang bikin geleng-geleng kepala ini.

berkas doj bocor misteri kematian epstein red flag penjara manhattan sosok oranye misterius teori konspirasi

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB