PDB Era Prabowo Cetak Rekor! Tertinggi Dalam Sejarah Ekonomi RI, Tembus USD 5000

Editor: Shintya
Minggu, 8 Februari 2026 | 00:14 WIB
PDB Era Prabowo Cetak Rekor! Tertinggi Dalam Sejarah Ekonomi RI, Tembus USD 5000
PDB Era Prabowo Cetak Rekor! Tertinggi Dalam Sejarah Ekonomi RI, Tembus USD5000 (Tim Media Presiden)

astakom.com, Jakarta - Capaian baru buat ekonomi Indonesia soalnya berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp23.821,1 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp83,7 juta atau USD 5.083,4.

Ini bukan sekadar angka gede, tapi ini jadi tanda Indonesia naik kelas di era Presiden Prabowo, ekonominya makin mateng dan kualitas hidup masyarakat ikut kedongkrak.

PDB per kapita sebesar US$ 5.000 juga jadi pertimbangan penting buat investor yang mau investasikan uangnya di Indonesia. Sebab mereka punya peluang lebih gede buat kembangin usaha di Indonesia, terutama sektor consumer goods.

Begitu pentingya milestone US$ 5.000 sampai ada istilah "ekonomi sebuah negara dimulai saat PDB per kapita US$ 5.000".

Dilansir dari redaksi astakom.com, ada banyak faktor yang mendorong PDB naik konsisten berdasarkan data tahunan. Salah satunya adalah kebijakan yang diterapkan pemerintah, seperti insentif yang mampu menjaga daya beli masyarakat sampai sektor usaha yang lancar.

Stimulus dari pemerintah

Diketahui, pada rentang kuartal IV pemerintah menerapkan sejumlah paket stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli masyarakat serta aktivitas ekonomi.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pemerintah mengalokasikan Rp37,4 triliun pada kuartal IV 2025 untuk tiga program utama, yakni program magang, bantuan langsung tunai sementara (BLTS), serta diskon tiket transportasi selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sektor usaha yang dorong ekonomi nasional

Untuk sektor usaha, pada kuartal IV 2025 tercatat hampir semuanya menunjukkan pertumbuhan positif dalam hitungan yoy.

Cuma satu yang mengalami kontraksi atau penurunan yaitu sektor pertambangan. Di samping itu BPS menyebutkan lima lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi besar buat PDB nasional.

Penopang pertumbuhan ekonomi
Di antaranya, industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan.

Lima sektor di atas menyumbang 63,09 persen kepada PDB nasional. Ini menunjukkan kalau sektor-sektor itu menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional kuartal IV 2025.

"Kontribusi besar dari sektor-sektor utama ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional pada akhir 2025," jelas Amalia Adininggar Widyasanti selaku Kepala BPS, dikutip pada Minggu (8/2/2026).

Gen Z Takeaway
Ekonomi Indonesia officially naik level: PDB per kapita tembus USD 5.000, tanda negara mulai masuk fase “real growth” dan quality of life makin kebentuk. Capaian ini bikin Indonesia makin menarik di mata investor, especially sektor consumer goods, karena daya beli kebukti strong. Konsistennya pertumbuhan ditopang stimulus pemerintah dan sektor usaha utama yang tetap ngejalanin ekonomi sampai akhir 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) Berita ekonomi PDB Pertumbuhan Ekonomi Prabowonomics Produk Domestik Bruto (PDB)

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB