Wamen ESDM: Transisi Green Energy Berpotensi Ciptain 700 Ribu Job sampai Tarik Investasi Rp1.680T

Editor: Shintya
Kamis, 5 Februari 2026 | 19:52 WIB
Wamen ESDM: Transisi Green Energy Berpotensi Ciptain 700 Ribu Job sampai Tarik Investasi Rp1.680T
Wamen ESDM: Transisi Green Energy Berpotensi Ciptain 700 Ribu Job sampai Tarik Investasi Rp1.680T (astakom/Kementerian ESDM)

astakom.com, Jakarta - Pemerintah menilai transisi energi tidak hanya penting dari sisi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyebut, agenda peralihan menuju energi bersih berpotensi menarik investasi dalam jumlah signifikan serta menciptakan lapangan pekerjaan.

"Pengembangan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pasokan energi bersih, tetapi juga memberikan penambahan ekonomi yang signifikan," kata Yuliot dalam SUAR Roundtable Discussion yang digelar di Jakarta, dikutip pada (5/2/2026).

Nggak main-main, dia juga membeberkan dampak dari peralihan sumber daya ini bisa menarik investor dan menciptakan lapangan pekerjaan dengan serapan tenaga kerja yang nilainya fantastis.

Investasi, ciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi emisi

Bahkan dia menyebutkan angka investasinya sekitar Rp1,6K triliun dan menciptakan lapangan pekerjaan sampai 700 ribu. Ditambah lagi, emisi yang berkurang lebih dari 120 juta ton karbondioksida.

"Antara lain mendorong investasi sekitar Rp1.680 triliun lebih, menciptakan lebih dari 700.000 lapangan kerja Green Job dan juga ini akan mengurangi emisi sekitar 120 sampai dengan 130 juta ton karbondioksida," jelasnya.

Diproyeksikan investasi besar ini berpotensi ciptakan lapangan pekerjaan hijau (green jobs) dengan jumlah yang besar dan tersebar. Dari tahap pra-konstruksi, masa konstruksi, operasi dan pemeliharaan hingga industri manufaktur komponen pendukung energi terbarukan.

Aspek pendanaan jadi tantangan

Meski begitu, aspek pendanaan jadi tantangan terbesar untuk realisasikan proyek ini.

Makanya, Yuliot menekankan pentingnya skema pembiayaan inovatif serta kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta agar proyek-proyek energi bersih tetap menarik secara komersial (bankable).

"Sektor keuangan, bagaimana kita membuat pembiayaan hijau dengan skema blended finance yang bisa lebih menguntungkan baik bagi pelaku usaha maupun dari sektor finansial itu sendiri," kata dia.

Perlu dukungan dari berbagai pihak untuk proyek transisi energi
Yuliot juga menegaskan bahwa transisi energi merupakan upaya kolektif dari berbagai pihak supaya bisa tetap menjaga daya saing.

"Ini tidak hanya dijalankan oleh pemerintah, tetapi bagaimana kolaborasi kita bersama untuk mewujudkan kelebihan energi, daya saing global dan juga keberlanjutan lingkungan," kata Yuliot.

Gen Z Takeaway 
Pemerintah bilang transisi energi bukan cuma soal save the planet, tapi juga soal cuan dan job creation. Wamen ESDM Yuliot nyebut potensi investasinya bisa tembus Rp1.680 triliun, nyerap 700 ribu green jobs, plus nurunin emisi sampai 130 juta ton CO₂. Tantangannya ada di funding, makanya dibutuhin kolaborasi dan skema green finance biar proyeknya tetap bankable.

Berita ekonomi Ekonomi dan investasi ESDM Green energy investasi green energy Prabowonomics Wamen ESDM Yuliot Tanjung

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB