Rusun Subsidi di Cikarang yang Jadi Laporan Menteri PKP ke Prabowo, akan Dibangun Maret Mendatang
astakom.com, Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, mengatakan Groundbreaking atau peletakan batu pertama rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada 8 Maret mendatang.
Melansir astakom.com, sebelumnya Maruarar menemui Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, kemarin, dan membahas mengenai rumah susun bersubsidi di Cikarang.
Maruarar mengatakan ada tiga titik yang dibangun rusun subsidi di Meikarta dengan luas lahan masing-masing 10 hektar.
"Dan di setiap 10 hektar ini, juga kita berharap dan doakan tanggal 8 Maret, kita akan mulai membangun tiang pancang-tiang pancang," ungkap Maruarar usai land clearing (pembersihan lahan) rusun subsidi Meikarta, dikutip redaksi astakom.com, Jumat (30/1/2026).
Model rusun yang akan dibangun
Maruarar merinci, nantinya akan ada 18 tower rusun subsidi yang dibangun dengan masing-masing tower terdiri atas 30 lantai. Sehingga, total sekitar 141.000 unit rusun subsidi akan dibangun.
Nantinya pada 17 Agustus 2026 mendatang, Maruarar mengatakan, pembangunan struktur atas akan dilaksanakan.
"Dan doakan, mohon doakan dengan dukungan semua pihak, kita berharap 2028 target kita, kita sudah bisa menyelesaikan," ungkap Maruarar.
Maruarar menambahkan, nilai investasi atas rusun subsidi yang dibangun di Meikarta tembus Rp 39 triliun.
"Saya rasa ini nilai investasinya untuk satu kawasan bisa Rp 13 triliun di luar tanah. Berarti kalau tiga (kawasan) Rp 39 triliun, kurang lebih begitu," ujarnya.
Mendapat persetujuan dengan Gubernur Jabar
Maruarar juga mengatakan sudah bertemu dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau kerap disapa KDM terkait pembangunan rusun subsidi di Meikarta.
Menurutnya, KDM pun telah memberikan restu karena lokasinya dekat dengan Bekasi dan Karawang yang mana merupakan sektor industri.
Melansir astakom.com, Presiden Prabowo melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, berkeinginan agar sebanyak mungkin rakyat Indonesia memiliki hunian layak yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.











