Indonesia Dukung Pendekatan Sebanding Keamanan Maritim Indo – Pasifik

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Jumat, 30 Januari 2026 | 19:08 WIB
Indonesia Dukung Pendekatan Sebanding Keamanan Maritim Indo – Pasifik
Indonesia Dukung Pendekatan Sebanding Keamanan Maritim Indo – Pasifik (astakom / ilustrasi pexels)

astakom.com, Jakarta – Indonesia menekankan pentingnya pendekatan keamanan laut yang seimbang antara penerapan hukum dan kerja sama diplomatis, terutama di tengah semakin kompleksnya situasi politik internasional di kawasan Indo-Pasifik.

Hal ini diungkapkan oleh Laksamana Pertama Salim, Kepala Pusat Pengkajian Maritim, dalam webinar Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI), pada Kamis,(29/1/ 2026).

Dalam penyampaiannya, Salim menyoroti bahwa bidang laut merupakan fondasi penting untuk menjaga stabilitas wilayah, terutama bagi negara-negara yang berada di jalur perairan strategis.

“Keamanan adalah fondasi utama stabilitas maritim,” ucap Salim.

Menurutnya, meningkatkan pengawasan di laut dan menerapkan hukum secara ketat adalah syarat penting untuk menjaga keamanan di wilayah perairan.

Musnahkan IUU Fishing, Biar Kekayaan Laut Gak Terus-terusan Di-Spill Maling

Ia menyoroti praktik illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing sebagai salah satu ancaman serius yang tidak hanya merugikan perekonomian, tetapi juga berdampak langsung pada keamanan nasional dan keutuhan sumber daya perikanan.

Namun, Salim menegaskan bahwa pendekatan berbasis keamanan tidak bisa berdiri sendiri.

Di daerah yang memiliki kepentingan strategis dan sengketa batas laut, diplomasi dianggap sangat penting untuk mencegah konflik memanas.

“Keamanan maritim bukan semata soal penegakan hukum, tetapi juga kemampuan diplomasi dalam mengelola kompleksitas kawasan,” Tegasnya.

Praktik pencurian ikan ilegal masih jadi red flag utama bagi stabilitas maritim kita karena dampaknya yang merusak ekosistem dan merugikan kantong negara.

Salim menekankan bahwa pengawasan laut harus ditingkatkan skalanya agar oknum-oknum nakal nggak punya celah buat beraksi. Penegakan hukum yang tegas di lapangan adalah harga mati untuk menunjukkan bahwa kedaulatan laut kita bener-bener dijaga secara proper dan nggak bisa disepelekan oleh pihak luar.

Diplomasi Maritim, Senjata Rahasia Biar Gak Terjadi “War” di Indo-Pasifik

Menangani sengketa batas laut emang butuh kesabaran ekstra dan nggak bisa cuma modal emosi.

Menurut Kapusjianmar, diplomasi adalah kunci buat mengelola kompleksitas kawasan Indo-Pasifik yang penuh dengan persaingan strategis antarnegara besar.

Dengan membangun mekanisme komunikasi yang jelas, insiden-insiden kecil di tengah laut bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus memicu ketegangan regional yang lebih luas atau bahkan perang terbuka.

Kesejahteraan Pesisir, Bikin Masyarakat Lokal Ikut Merasakan Vibe Kemakmuran
Keamanan laut yang efektif nggak cuma soal kapal perang, tapi juga tentang gimana rakyat di pinggir pantai bisa hidup tenang dan sejahtera.

Salim pengen ekosistem laut kita memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga lokal, sehingga mereka juga punya semangat buat ikut menjaga wilayahnya.

“Keamanan yang efektif harus melindungi perbatasan, sekaligus menciptakan ruang bagi kemakmuran bersama,” kata Salim.

Jadi, pengamanan perbatasan dan pembangunan ekonomi harus seimbang agar stabilitas yang tercipta bener-bener awet dan dirasakan semua pihak.

Mekanisme Penanganan Konflik, Biar Hubungan Antarnegara Gak “Toxic”
Penyelesaian sengketa batas maritim secara damai adalah elemen paling penting buat menjaga stabilitas jangka panjang.

Perlu ada aturan main atau SOP yang disepakati bersama biar setiap perbedaan kepentingan antarnegara nggak berakhir menjadi drama panjang yang merugikan.

Dengan mekanisme yang transparan, kawasan Indo-Pasifik diharapkan bisa tetap jadi zona damai yang fokus pada kerja sama ketimbang persaingan yang saling menjatuhkan.

Gen Z Takeaway
Laksamana Pertama Salim dari Kapusjianmar lagi sharing soal gimana jagain laut Indo-Pasifik biar tetep aman. Intinya, kita harus tegas lawan maling ikan (IUU Fishing), tapi tetep harus jago diplomasi biar nggak gampang berantem sama negara tetangga. Keamanan laut itu paket lengkap: hukum jalan, ekonomi masyarakat pesisir lancar, dan kedaulatan kita tetep slay!

Diplomasi Maritim Indonesia IUU Fishing Strategi Keamanan Maritim Indo-Pasifik 2026 Laksamana Pertama Salim Kapusjianmar Stabilitas Kawasan Laut.

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB