Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Gelombang PHK E-Commerce Amazon, Bakal Rumahkan 16.000 Karyawan

astakom.com, Jakarta – Perusahaan e-commerce raksasa, Amazon mengumumkan akan melakukan PHK pemutusan hubungan kerja atau merumahkan 16.000 karyawannya di seluruh unit perusahaan.

Berdasarkan keterangan dari Tech Crunch pada Kamis (29/1/2026) keputusan ini terjadi setelah Amazon memberhentikan 14.000 orang pada Oktober 2025.

Secara kolektif jumlah PHK mencapai 30 ribu pegawai sejak akhir tahun lalu. Ini sebanding dengan 10 persen dari tenaga kerja perusahaan dan teknologi Amazon.

Wakil Presiden Senior Bidang Pengalaman Karyawan dan Teknologi Amazon, Beth Galetti bilang PHK massal terbaru ini dilakukan supaya mengurangi lapisan hierarki dan menghilangkan birokrasi.

Bagian dari upaya Amazon perkuat organisasi

“Kami telah berupaya memperkuat organisasi dengan mengurangi lapisan manajemen, meningkatkan rasa kepemilikan, dan memangkas birokrasi,” tulis Galetti dalam pernyataan resmi perusahaan.

Galetti bilang kalau perusahaan tidak menutup kemungkinan buat kurangi jumlah karyawan lebih banyak lagi.

“Beberapa dari Anda mungkin bertanya apakah ini awal dari tren baru – di mana kami melakukan pengurangan besar-besaran setiap beberapa bulan. Itu bukan rencana kami,” dia membeberkan.

Evaluasi kinerja

“Tetapi seperti yang selalu kami lakukan, setiap tim akan terus melakukan evaluasi, dan melakukan penyesuaian sebagaimana mestinya,” katanya dalam keterangan tertulis.

Pada Oktober 2025 Amazon mendata bahwa mereka punya 1,57 juta karyawan. Perusahaan akan menerbitkan laporan kinerja untuk kuartal IV 2025 minggu depan.

Meskipun gelombang PHK di Amazon tinggi, tapi Galatti bilang kalau perusahaan akan terus melakukan rekrutmen karyawan untuk bidang-bidang strategis.

Strategi CEO Amazon

CEO Amazon Andy Jassy punya strategi untuk merampingkan struktur perusahaan. Jassy menetapkan target internal untuk memangkas lapisan manajemen dan beroperasi lebih seperti ‘startup’ untuk mempercepat inovasi.

“Kita akan membutuhkan lebih sedikit orang untuk melakukan beberapa pekerjaan yang dilakukan saat ini, dan lebih banyak orang untuk melakukan jenis pekerjaan lain,” kata Jassy dalam sebuah keterangan, dikutip pada Kamis (29/1/2026).

Peralihan dan percepatan AI 

Di samping itu, Amazon lagi mode agresif mengalihkan sumber daya ke arah pengembangan AI dan infrastruktur pusat data.

Perusahaan telah memproyeksikan pengeluaran modalnya akan mencapai USD125 miliar pada 2026. Anggaran ini jadi proyeksi pengeluaran tertinggi di antara perusahaan teknologi besar.

Gen Z Takeaway
Amazon lagi lay off 16.000 karyawan global, nambah total PHK jadi sekitar 30.000 orang sejak akhir 2025. Manajemen bilang langkah ini buat trim birokrasi, flatten management, dan bikin organisasi lebih agile kayak startup. Di saat yang sama, Amazon tetap gas AI & data center, siap gelontorin capex sampai USD125 miliar di 2026.

Feed Update

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...

Genap Setahun, Rosan: Danantara Jadi Kekuatan RI Hadapi Tensi Geoekonomi Global

astakom.com, Jakarta - Dalam rangka tasyakuran satu tahun Danantara, CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pesan menyentuh tentang keberadaan Danantara. Rosan menyebut dalam satu tahun adanya...

Komisi XI DPR Umumkan 5 Anggota DK OJK, Friderica Jadi Ketua

astakom.com, Jakarta - Setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada 10 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), Komisi...

Positif! Kuartal I 2026: Indikator Ekonomi Domestik Ekspansi Kuat, Purbaya: Tetap Waspadai Ketidakpastian Global!

astakom.com, Ekbis- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tengah mengalami ekspansi yang kuat pada kuartal I awal tahun 2026 ini. Indikator...