Pemerintah Ngebut bakal Bangun 104 Sekolah Rakyat Tahun Ini: Total Tahun Depan Capai 270 Sekolah!
astakom.com, Jakarta — Pemerintah Melalui Menteri Sosial (Mensos) berencana menambah 104 lokasi baru Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa saat ini Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik yang tersebar di 34 provinsi.
Sehingga dengan penambahan tersebut jumlahnya diproyeksikan mencapai 270 lokasi di seluruh Indonesia pada tahun depan.
"Sehingga tahun depan bisa ada lebih 200 titik sekolah rakyat yang ditargetkan menerima 60.000 siswa," kata Gus Ipul dalam Rapat Kerja Bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (27/1/2026).
Arahan untuk kabupaten/provinsi siapkan tanah
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan sekolah rakyat bisa dilakukan di setiap kabupaten dan bisa menampung sebanyak 1000 siswa mulai dari SD, SMP hingga SMA.
Atas arahan ini, Gus Ipul menyebut bahwa kabupaten/provinsi diharapkan dapat menyiapkan tanah untuk sekolah rakyat. Sementara, pembangunannya sendiri akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
"Jadi tahun ini akan dibangun 104 titik di kabupaten/kota karena tanahnya sudah mulai memenuhi syarat," pungkas Gus Ipul.
Gus Ipul juga mengatakan salah satu syarat lahan yang memenuhi kriteria adalah memiliki luas 7-8 hektar.
Fasilitas sekolah rakyat yang akan dibangun
Sekolah rakyat akan dibangun dengan berbagai fasilitas mulai dari asrama, kelas, perpustakaan, kantin, laboratorium hingga lapangan penunjang kebutuhan ekstrakulikuler.
Melansir astakom.com, Mensos memastikan pembangunan sekolah rakyat akan terus berlanjut di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, setiap tahunnya pemerintah akan menargetkan pembangunan 100 gedung sekolah rakyat baru. Sehingga pada tahun 2029 nanti sekolah rakyat diharapkan bisa menampung 400.000 siswa lebih.











