Harga Pangan Mayoritas Naik: Cabai dan Minyak Meroket, Beras Super Lagi Murah
astakom.com, Jakarta - Pergerakan harga pangan pada pekan terakhir bulan Januari 2026 menunjukan perubahan harga yang cukup bergaman. Data yang dikeluarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan keragaman perubahan harga pada beberapa jenis bawang, beras, dan cabai.
Hari ini Selasa (27/1/2026) komoditas hari ini mayoritas naik. Bawang putih, beras kualitas bawah I & II, cabai merah besar, cabai rawit hijau & merah, daging sapi kualitas 1, semua jenis minyak goreng, gula pasir lokal.
Sedangkan, pangan yang turun diantaranya adalah bawang merah, beras medium & super, cabai merah keriting, daging ayam ras, daging sapi kualitas 2, telur, gula premium.Pemantauan dari data PIHPS menunjukan adanya perbedaan perubahan harga pada aneka bawang. Harga bawang merah ukuran sedang turun 0.11% menjadi Rp 44.950 per kg. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang justru naik sebesar Rp 400 (0.99%) menjadi Rp 41.000 per kg.
Terjadi keragaman perubahan harga pada kelompok bahan pokok beras. Beras kualitas bawah I naik sebesar Rp 500 (3.47%) menjadi Rp 14.900 per kg. Begitu juga dengan beras kualitas bawah II yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp 200 (1.39%) menjadi Rp 14.600 per kg.
Harga beras kualitas medium dan super lagi murah
Berbeda dengan beras kualitas bawah, kelompok beras kualitas medium dan super justru mengalami penurunan harga.Harga beras kualitas medium I turun Rp 200 (1.26%) menjadi Rp 15.700 per kg, hal ini juga dirasakan beras kualitas medium II yang turun Rp 300 (1.9%) menjadi Rp 15.450 per kg.
Beras kualitas super I menujukkan penurunan harga sebesar Rp 350 (2.05%) menjadi Rp 16.750 per kg. Sedangkan beras kualitas super II turun sebesar Rp 400 (2.4%) menjadi Rp 16.250 per kg.
Variasi harga cabai
Keragaman harga juga terjadi pada aneka jenis cabai. Cabai merah besar naik sekitar Rp 300 (0.77%) menjadi Rp 39.350 per kg. Begitupun dengan harga cabai rawit hijau yang naik Rp 800 (1.49%) menjadi Rp 54.350 per kg.Kenaikan harga cukup besar terjadi pada jenis cabai rawit merah. Cabai rawit merah naik sekitar Rp 4.150 (7.5%) menjadi Rp 59.500 per kg. Sedangkan cabai merah keriting menurun sebesar Rp 700 (1.73%) menjadi Rp 39.750.
Harga produk hewani beragam
Sementara itu, pada kelompok bahan pangan daging menunjukan adanya penurunan harga sebesar Rp 950 (2.33%) menjadi Rp 39.900 per kg untuk daging ayam ras segar.Penurunan ini juga dirasakan jenis daging sapi kualitas 2 yang turun sebesar Rp 450 (0.33%) menjadi Rp 134.150 per kg. Tetapi menunjukan ada kenikan harga pada daging sapi kualitas 1 yang naik sebesar Rp 2.200 (1.55%) menjadi 144.450 per kg.
Adapun harga telur ayam ras segar yang turun 0.63% sebesar Rp 200 menjadi Rp 31.700 per kg.
Harga minyak lagi mahal
Kenaikan harga justru terjadi pada semua jenis minyak. Minyak goreng curah naik 3.99% sekitar Rp 750 menjadi Rp 19.550 per kg.Begitu juga dengan minyak goreng kemasan bermerk 1 dan 2 yang sama - sama mengalami kenaikan. Minyak goreng bermerk 1 naik sebesar Rp 200 (0.89%) menjadi Rp 22.750 per kg. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerk 2 naik sebesar Rp 500 (2.32%) menjadi Rp 22.050 per kg.
Selanjutnya ada gula pasir kualitas premium yang turun Rp 1.50 (0.76%) menjadi Rp 19.650 per kg. Berbeda dengan gula pasir kualitas premium, gula pasir lokal justru naik sekitar Rp 350 (1.91%) menjadi Rp 18.650 per kg.










