Progres Rehabilitasi Aceh Januari 2026: 18 Jembatan Beres, Pembersihan Sekolah-Masjid Dikebut!
astakom.com, Jakarta — Tahap rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Sumatera terus dikebut, khususnya di wilayah Aceh.
Kini Aceh berangsur pulih dengan mayoritas jembatan Bailey yang sudah bisa dilewati, dan sisanya masih terus digenjot pembangunannya.
Selain itu, para prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan lumpur sisa-sisa banjir yang mengendap di sejumlah masjid dan sekolah.
Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses pemulihan berlangsung cepat, terkoordinasi, dan sesuai standar keselamatan, guna menjamin masyarakat terdampak bencana di Sumatra dapat kembali beraktivitas dengan aman, lancar, dan normal secepat mungkin.
Percepat pemulihan sekolah
Upaya pemulihan difokuskan pada fasilitas publik. Sekolah-sekolah misalnya, ruang-ruang kelas dibersihkan, dirapikan secara bertahap.
Di Aceh Tamiang, personel TNI dikerahkan untuk membersihkan TK Desa Pengidam, SDN Sungai Liput, TPQ Nurul Qolby Desa Tanjung, hingga parit Dusun Jaya Baru.
Lalu di Bireuen, TNI membantu pembersihan SDN 3 Pante Gajah dan SMKN 1 Peusangan. Mereka juga membantu membersihkan rumah-rumah warga Dusun Teuping Ara.
Kemudian di Pidie Jaya, pembersihan dilakukan di Pondok Pesantren Al Bayan Desa Manyang Cut, SD Meunasah Raya, Kantor Keucik Blang Cut, dan Kantor Keucik Kecamatan Meurah Dua.
Para personel TNI juga bergotong royong dengan warga untuk membersihkan Desa Pertik di Gayo Lues, Desa Jambak di Aceh Barat, SD 11 Desa Tebuk di Aceh Tengah, rumah-rumah warga Desa Bundar di Aceh Tenggara, serta fasilitas umum Desa Uning Gelime di Bener Meriah.
Progres pembangunan Jembatan Bailey
Pembangunan 18 jembatan bailey di Aceh sudah rampung 100 persen. Enam jembatan bailey lain dalam proses penyelesaian dengan progres lebih dari 50 persen.
Sementara, sebanyak 30 titik jembatan masih dalam tahap persiapan. Tak lama lagi, total 54 titik yang membutuhkan konektivitas melalui jembatan bailey di Aceh akan segera rampung.
Salah satu jembatan yang sudah rampung dan bisa dilalui warga adalah Jembatan Gosong Telaga Barat, di Aceh Singkil.
Jembatan berkelir merah putih ini sudah tampak kokoh dan bersih. Jembatan ini terdiri atas dua jalur dan bisa dilalui dua kendaraan roda empat sekaligus.
Detail pembangunan Jembatan Bailey
Daftar 18 jembatan bailey di Aceh yang sudah selesai 100 persen:
- Jembatan Teupin Mane, Bireuen
- Jembatan Teupin Reudeup, Bireuen
- Jembatan Jeumpa/Cot Bada, Bireuen
- Jembatan Matang Bangka, Bireuen
- Jembatan Kutablang, Bireuen
- Jembatan Weh Pase, Bener Meriah
- Jembatan Timang Gajah, Bener Meriah
- Jembatan Jamur Ujung 1, Bener Meriah
- Jembatan Jamur Ujung 2, Bener Meriah
- Jembatan Bener Kelipah, Bener Meriah
- Jembatan Wehni Rongka, Bener Meriah
- Jembatan Panton Nisam, Aceh Utara
- Jembatan Bukit Dara Bhaktya, Aceh Utara
- Jembatan Beutong Ateuh, Nagan Raya
- Jembatan Baroh Bogeng, Aceh Timur
- Jembatan Seunebok, Aceh Timur
- Jembatan Karang Pelang, Aceh Tengah
- Jembatan Gosong Telaga Barat, Aceh Singkil
Daftar 6 jembatan bailey di Aceh yang masih berproses:
- Jalan Bandara Rembele, Bener Meriah: Progres 55 persen
- Jembatan Bener Pepanyi, Bener Meriah: Progres 77 persen
- Jembatan Wisata Laut Jangka Desa, Bireuen: Progres 65 persen
- Jembatan Matang Serdang, Aceh Utara: Progres 9 persen
- Jembatan PLTA Angkup, Aceh Tengah: Progres 50 persen
- Jembatan Uning Baro, Bener Meriah: Progres 0 persen
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan bahwa pemulihan fasilitas umum menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam penanganan pascabencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.











