Chili Lagi Gak Baik Baik Aja! Kebakaran Hutan Dahsyat Telan 15 Korban Jiwa dan 50 Ribu Warga Terpaksa Ngungsi

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Senin, 19 Januari 2026 | 13:22 WIB
Chili Lagi Gak Baik Baik Aja! Kebakaran Hutan Dahsyat Telan 15 Korban Jiwa dan 50 Ribu Warga Terpaksa Ngungsi
Chili Lagi Gak Baik Baik Aja! Kebakaran Hutan Dahsyat Telan 15 Korban Jiwa dan 50 Ribu Warga Terpaksa Ngungsi (astakom/ilustrasi pexels)

astakom.com, Jakarta – Tragedi memilukan baru saja menghantam kawasan Selatan Chili yang tak terkendali di area hutan setempat. Setidaknya, nyawa 15 orang dilaporkan melayang dalam insiden maut ini, sementara itu, gelombang pengungsian besar-besaran terjadi di mana lebih dari 50.000 penduduk harus segera mengevakuasi diri demi keselamatan mereka.

​Luis Cordero, sosok yang menjabat sebagai Menteri Keamanan, mengonfirmasi bahwa titik koordinat jatuhnya korban jiwa terkonsentrasi di zona Biobio serta Nuble, yang lokasinya berjarak sekitar 500 kilometer jika ditarik garis dari pusat kota Santiago.

Kondisi makin chaos lantaran embusan angin kencang plus suhu udara yang lagi panas-panasnya di musim panas ini bikin api makin cepat menyebar, hingga memicu Presiden Gabriel Boric untuk segera menetapkan status darurat nasional lewat pengumuman resminya di platform X.

“Semua sumber daya tersedia,” tulis Boric. Antara lain, deklarasi tersebut berarti angkatan bersenjata akan terlibat.

​Armada Tempur dan Militer Turun Tangan Amankan Situasi

​Menteri Dalam Negeri, Alvaro Elizalde, menyebutkan bahwa kondisi di lapangan saat ini benar-benar rumit dan memerlukan penanganan ekstra.

“Kita menghadapi situasi yang rumit,” Ucapnya.

Untuk itu, pemerintah telah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk melibatkan personel angkatan bersenjata untuk bahu-membahu bersama petugas pemadam kebakaran dalam menjinakkan kobaran api.

​Evakuasi Massal di Titik Rawan Penco dan Lirquen

​Berdasarkan keterangan Alicia Cebrian selaku Direktur Layanan Pencegahan Bencana, fokus penyelamatan warga saat ini diarahkan pada kota-kota padat penduduk seperti Lirquen dan Penco.

Visual dari yang disiarkan menunjukkan pemandangan yang vibes-nya mencekam, deretan kendaraan yang sudah hangus jadi arang di tengah jalanan yang dikepung api, menggambarkan betapa cepatnya bencana ini meluluhlantakkan pemukiman warga.

​Alarm Bahaya Cuaca Ekstrem di Chili Selatan
​Pemerintah setempat terus mewaspadai pola cuaca yang makin sulit diprediksi, mengingat wilayah tengah hingga selatan Chili memang menjadi langganan kebakaran hutan dalam beberapa periode terakhir.

Fenomena ini kian diperparah dengan kondisi kekeringan yang membuat vegetasi di sana sangat mudah tersulut percikan api sekecil apa pun.

​Flashback: Tragedi Kelam Vina del Mar 2024
​Sebagai catatan, Chili punya sejarah pahit terkait bencana serupa yang belum lama terjadi. Pada Februari 2024 silam, kawasan dekat Vina del Mar sempat berubah jadi “neraka” saat kebakaran hutan masif merenggut nyawa 138 orang sekaligus.

​Kala itu, sekitar 16.000 orang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka. Kejadian tragis di awal tahun 2026 ini seolah menjadi pengingat keras bagi otoritas setempat mengenai urgensi mitigasi bencana di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata.

Gen Z Takeaway 
Chili Selatan lagi bener-bener in danger setelah kebakaran hutan dahsyat melahap wilayah Nuble dan Biobio sampai bikin Presiden Gabriel Boric menetapkan status darurat nasional. Kejadian ini beneran bikin heartbroken karena 15 nyawa melayang dan 50 ribu warga terpaksa stay safe dengan cara ngungsi besar-besaran, apalagi visual mobil-mobil yang hangus di jalanan bikin vibes-nya makin mencekam. Kondisi ini jadi reminder keras soal climate change yang makin nyata, sekaligus bikin kita flashback ke tragedi kelam Vina del Mar 2024 yang juga pernah meluluhlantakkan wilayah tersebut.

berita internasional terkini darurat karhutla 2026 evakuasi massal chili kebakaran hutan chili krisis iklim global

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB