“Aku Pamit” Prilly Latuconsina Resmi Mundur dari Sinemaku Pictures, Fokus ke Ruang Kreatif Baru
astakom.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari industri film Tanah Air. Prilly Latuconsina resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang turut ia bangun bersama Umay Shahab. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Prilly melalui pernyataan tertulis di media sosial.
Lewat unggahan di akun Instagram terverifikasi @prillylatuconsina96, Prilly menyatakan pamit dari Sinemaku Pictures, baik sebagai pemegang saham maupun anggota direksi. Pernyataan tersebut diunggah hari ini dan langsung menjadi sorotan publik serta pelaku industri hiburan.
Pengumuman resmi lewat instagram Prilly
Dilansir dari unggahan Instagram resmi @prillylatuconsina96, Prilly membagikan pernyataan bertajuk “Aku Pamit.” yang diposting pada Senin (19/1/2026). Hingga beberapa jam setelah diunggah, postingan tersebut telah mengumpulkan ratusan ribu likes dan dipenuhi komentar dukungan dari rekan artis maupun penggemar.

Dalam unggahan itu, Prilly secara tegas menyatakan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures mencakup seluruh peran struktural yang selama ini ia jalani. Ia menegaskan keputusan tersebut diambil secara resmi dan penuh pertimbangan.
Alasan mundur "butuh ruang untuk visi kreatif"
Prilly menjelaskan, pengunduran diri ini lahir dari kebutuhannya untuk memiliki ruang yang lebih utuh dalam memikul tanggung jawab atas visi dan suara kreatif yang ingin ia bangun ke depan. Ia menyebut langkah ini bukan keputusan emosional, melainkan bentuk kesadaran personal dan profesional.
Dalam pernyataannya, Prilly juga menyampaikan apresiasi kepada Umay Shahab, Yahni Dhamayanti, serta seluruh tim Sinemaku Pictures atas kepercayaan, kerja sama, dan dedikasi selama ini. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada para penonton setia yang telah mendukung perjalanan kariernya.
Bukan akhir, tapi awal fase baru
Meski resmi mundur dari Sinemaku Pictures, Prilly menegaskan bahwa langkah ini bukan penutup perjalanan di industri film. Ia memastikan akan tetap berkarya dan melanjutkan cerita-cerita yang ingin ia perjuangkan, namun melalui ruang dan cara baru yang lebih sejalan dengan dirinya.
Prilly menyebut keputusan ini sebagai bagian dari pencarian bentuk yang lebih jujur terhadap dirinya sendiri, sekaligus bentuk kontribusi berkelanjutan bagi industri yang telah membesarkan namanya.













