Prabowo Aksi Nyata: Pendidikan Gratis Dongkrak Pemerataan sekaligus Hapus Kemiskinan Ekstrem 2029

Editor: Alfian Tegar
Senin, 12 Januari 2026 | 20:18 WIB
Prabowo Aksi Nyata: Pendidikan Gratis Dongkrak Pemerataan sekaligus Hapus Kemiskinan Ekstrem 2029
[Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia sebelum 2029.

Prabowo menilai pemerataan akses pendidikan yang berkualitas menjadi faktor krusial dalam mencapai tujuan tersebut.

Komitmen itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di 34 provinsi, dengan pusat acara di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

“Cita-cita saya di akhir masa jabatan, tahun 2029, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2, bisa kita ubah nasibnya. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ujar Prabowo dalam pidatonya, Senin (12/1/2026).

Target realistis memberantas kemiskinan

Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa target tersebut bukan sekadar ambisi, melainkan tujuan yang realistis apabila didukung kerja keras dan keberanian mengambil langkah-langkah terobosan.

“Saya percaya itu bisa terjadi. Keberhasilan-keberhasilan kita sangat banyak, tapi kalau saya rinci di sini panjang sekali. Bukan kita sombong, bukan kita membanggakan-banggakan, tapi kita harus bangga dengan prestasi. Kita harus bangga dengan bukti,” ujarnya.

Prabowo pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bergotong royong dalam menghadapi persoalan kemiskinan dan kelaparan.

“Mari kita bersatu. Mari kerja sama untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia. Kita bangkitkan semua kehidupan bangsa Indonesia,” bebernya.

Pertumbuhan harus disertai pemerataan

Prabowo juga mengatakan pembangunan nasional tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Pertumbuhan harus selalu disertai pemerataan agar benar-benar bermakna bagi sebuah bangsa.

Ia kembali mengingatkan tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dari ancaman kelaparan, kemiskinan, penderitaan, dan penyakit, sekaligus memajukan kesejahteraan umum.

Salah satu instrumen utama yang ditekankan Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan adalah pendidikan. Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah membuka akses pendidikan berkualitas gratis berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan tertinggal.

Melansir astakom.com, Prabowo menargetkan jumlah sekolah tersebut akan terus ditingkatkan hingga mencapai 500 sekolah pada 2029.

“Pendidikan adalah sarana yang paling benar untuk menghilangkan kemiskinan. Tapi pendidikan butuh uang. Uang kita, kalau dicuri, kalau dikorupsi, kurang untuk membangun semua sekolah dan kampus yang kita ingin bangun,” tegas Prabowo.

Gen Z Takeaway
Prabowo menegaskan target hapus kemiskinan ekstrem sebelum 2029 dengan pendidikan sebagai kunci utama. Lewat Sekolah Rakyat Terpadu yang digratiskan dan akan diperluas hingga 500 sekolah, pemerintah mendorong pemerataan akses pendidikan agar pertumbuhan ekonomi benar-benar terasa adil.

166 Sekolah Rakyat Banjarbaru Hapus Kemiskinan Ekstrem Kalimantan Selatan Peresmian Sekolah Rakyat Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto sekolah rakyat Sekolah Rakyat Prabowo Target Sekolah Rakyat

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB