Temuan Impor Ilegal Bawang Bombai 6.172 Karung! Kementan: Laporan Penyelundupan Sektor Pertanian Marak!

Editor: AR Purba
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:02 WIB
Temuan Impor Ilegal Bawang Bombai 6.172 Karung! Kementan: Laporan Penyelundupan Sektor Pertanian Marak!
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan pihak cukai setempat baru saja memergoki dan mengamankan 6.172 karung bawang bombai impor ilegal atau setara 133,5 ton. Sabtu 10/12/2026

Astakom.com, Jakarta- Indonesia masih jadi surga bagi barang-barang impor. Yang menyedihkan lagi, banyak barang-barang impor itu masuk secara ilegal dan beredar dipasaran hingga di konsumsi masyarakat Indonesia tanpa  prosedur quality control pihak cukai dan karantina.

Begitulah gambaran terbaru dari peristiwa diamankanya 133,5 ton impor bawang bombai ilegal di pelabuhan Semarang hari Sabtu (10/01/2026).

6.172 karung bawang bombai ilegal

Diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan pihak cukai setempat baru saja memergoki dan mengamankan 6.172 karung bawang bombai impor ilegal atau setara 133,5 ton.

Lewat keterang tertulisnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman seolah tegas merepon peristiwa tersebut, mengatakan tidak akan memberi toleransi atas praktik impor ilegal (komoditi) pangan yang merugikan  ekosistem petani dan pertanian nasional.

Saat melalukan pemriksaan lapangan, Amran menyebut ribuan karung bombai ilegal masuk tanpa dokumen resmi, tidak membayar pajak, bahkan berpotensi membawa bakteri berbahaya jika dikonsumsi secra nasional.

Impor ilegal Ancaman bagi keberlanjutan

Dilain sisi, Menteri Pertanian memandang "Praktik impor ilegal sektor komoditi-pangan (yang masih terus marak) merupakan ancaman serius bagi keberlanjutan produksi nasional dan kesejahteraan petani" ucap Amran melalui rilis yang dikutip redaksi astakom.com, Minggu (11/01/2026)

Mentan asal Makassar ini juga menyebut, "Indonesia memiliki sekitar 160 juta petani, serta 4-5 juta peternak, yang tidak boleh dikorbankan hanya demi kepentingan segelintir oknum." Lanjutnya.

Dampak psikologis

Mentan Amran juga menyampaikan dampak lain dari masifnya impor komoditi pangan ilegal tadi

"Ini menyangkut psikologi dan semangat petani. Masa mau korbankan 100 juta orang hanya karena 10 atau 20 orang? Ini tidak benar. Tidak boleh ada ampun," Tegas Amran

Ia mengingatkan, Indonesia saat ini telah swasembada beras sedang anak lanjut memperkuat produksi sektor pangan strategis lainnya.

Ancaman bagi produktifitas petani nasional

Amran khawatir, jika impor ilegal di sektor kompditi-pangan tetus terjadi, hal itu akan menurunkan motivasi produksi, dan membuka kembali ketergantungan impor.

Menteri Amran menegaskan "Kalau petani tahu ada impor beras satu ton saja, dampaknya ke 29 juta petani beras. Para petani bisa berhenti (produksi-tanam), lalu impor lagi. Ini yang harus dijaga ketat," dikutip astakom Minggu (11/01/2026).

Amran berjanji akan lekukan pengawasan ketat

Selain kasus bawang bombai ilegal ini, Amran berjanji akan terus tetlibat melakukam pengawasan ketat.

"Pada komoditas strategis lain seperti beras, gula, dan bahan pangan pokok lainnya (akan dilakukan pengaqasan impor yang ketat). Janji Amran, dikutip pada Minggu, 11/01/2026.

Kementerian Pertanian sejauh ini telah menerima banyak laporan terkait penyelundupan pangan, pupuk ilegal, hingga mesin pertanian. Dan atas laporan- laporan tersebut, Amran berjanji akan membongkar praktik-praktik ilegal tadi. (aSP)

Gen Z Takeaway
Indonesia masih kebanjiran barang impor ilegal—terbaru, ratusan ton bawang bombai ilegal ke-gap masuk tanpa izin, tanpa quality control, dan jelas rawan buat dikonsumsi. Yang kayak gini bukan cuma ngerugiin negara, tapi juga bikin petani lokal drop mental dan produksi bisa anjlok. Kalau impor ilegal terus dibiarin, siap-siap aja pertanian nasional makin kalah saing. Fix, pengawasan harus makin ketat biar yang curang nggak makin merajalela. 🚨🌱
Diperbarui: 13.22 WIB (Senin, 12/01/2026)

Bawang bombai Impor bawang bombai Impor ilegal Impor komoditi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Prabowonomics

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB