MBG Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Efek Jangka Panjangnya Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Editor: Shintya
Jumat, 9 Januari 2026 | 21:36 WIB
MBG Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Efek Jangka Panjangnya Dorong Pertumbuhan Ekonomi
MBG Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Efek Jangka Panjangnya Dorong Pertumbuhan Ekonomi (Astakom/M Syauqi Amrullah)

Astakom.com, Jakarta - Program makanan bergizi gratis (MBG) yang sudah setahun berjalan mencatat sudah 800 ribu menyerap tenaga kerja. Tenaga kerja itu tersebar di berbagai daerah sejalan dengan sebaran program yang telah menjangkau hampir seluruh Indonesia.

Berdasarkan laporan dari Kementerian Keuangan total anggaran yang telah dipakai untuk MBG mencapai Rp51,5 triliun.

Dari angka itu, Rp43,4 triliun disalurkan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil, dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Dilansir dari IDX, program MBG ini akan memberikan efek jangka panjang yang positif bagi Indonesia.

Multiplier effect

Efeknya tidak hanya untuk satu tujuan untuk memberikan kebutuhan gizi bagi anak Indonesia, tetapi program ini disebut memberikan multiplier effect untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Rizal Taufikurrahman, mengatakan MBG dianalisa menggunakan model Overlapping Generation Indonesia (OG-IDN).  Rizal mengatakan dampak makroekonomi dari kehadiran MBG terhitung kecil yakni, 0,15 persen.

Hasil dari program MBG dalam beberapa tahun kedepan

"Kalau misalnya MBG untuk menjadi program meningkatkan pertumbuhan ekonomi 5 persen, 5,5 persen, 5,6 persen, sebenarnya MBG bukan solusi untuk menjawab itu dalam konteks ini. Apalagi misalnya kaitan dengan masalah tata kelola," kata Rizal, dikutip pada Jumat (9/1/2026).

Kata Rizal model atau skema yang digunakan program ini berdasarkan perhitungan OG-IDN,  hasilnya akan terlihat saat penerima manfaat masuk usia produktif.

MBG programnya harus berjalan struktural
Jadi hasilnya, belum terlihat dalam satu sampai dua tahun ini. Sedangkan untuk dampak kecilnya program ini langsung kelihatan saat kualitas gizi meningkat, kesehatan masyarakat lebih baik, dan kapasitas belajar anak meningkat dan terlihat secara nyata.

Rizal juga mengatakan kalau program ini tidak bisa berjalan sendirian. Butuh dorongan dari berbagai pihak sehingga program ini bisa berjalan dan mengghasilkan hasil yang optimal.

"Makanya ketika program MBG ini (berjalan) harus diikuti oleh stimulus kebijakan yang bisa mendorong produktivitas mereka untuk mendapat upah yang lebih baik di masa depan. Jadi sifatnya harus struktural," kata dia.

Gen Z Takeaway
Program Makanan Bergizi Gratis sudah serap 800 ribu tenaga kerja dengan anggaran Rp51,5 triliun, sekaligus bantu gizi anak dan kelompok rentan di seluruh Indonesia. Meski dampak ekonomi jangka pendeknya kecil, efek besarnya baru kerasa saat penerima manfaat masuk usia produktif, jadi MBG perlu jalan bareng kebijakan lain biar hasilnya benar-benar maksimal dan berkelanjutan.

Berita ekonomi Dapur MBG Makan Bergizi Gratis (MBG) Manfaat MBG MBG Presiden Prabowo

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB