astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan 48 sekolah penerima bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Kota Medan.
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah.
Abdul Mu’ti menyampaikan pada tahun 2025 pihaknya bersama dengan pemerintah mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, bekerja sama bergotong royong untuk menyukseskan program Asta Cita yang keempat, yaitu untuk membangun sumber daya manusia yang ungguk atau sumber daya manusia Indonesia yang berkuaitas.
“Tahun 2025 kita bersama-sama dengan seluruh komponen pemerintah mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, bekerja sama bergotong royong untuk menyukseskan program Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terkait dengan Asta Cita yang keempat, yaitu untuk membangun sumber daya manusia yang unggul atau sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas,” ucapnya.
Revitalisasi menjangkau 16.171 satuan pendidikan
Secara nasional, program revitalisasi dan pembangunan unit sekolah baru menjangkau 16.171 satuan pendidikan dengan total anggaran sebesar Rp 16,9 triliun.
“Dari jumlah tersebut, lebih dari 85 persen pekerjaan telah diselesaikan dan mulai dirasakan manfaatnya oleh peserta didik,” kata dia
Sementara itu, program digitalisasi pembelajaran pada 2025 mencakup distribusi perangkat panel interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP) ke 288.865 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Revitalisasi satuan pendidikan di Sumut
Untuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut), revitalisasi satuan pendidikan mencakup 897 sekolah dari berbagai jenjang, mulai PAUD hingga PKBM, dengan total anggaran lebih dari Rp852 miliar.
Hingga saat ini, sebagian besar pekerjaan masih dalam proses, sementara ratusan sekolah lainnya telah mendekati tahap penyelesaian.
Adapun di Kota Medan, revitalisasi dilakukan pada 48 satuan pendidikan dengan nilai pembangunan lebih dari Rp47 miliar.
“Dari jumlah tersebut, 21 sekolah telah rampung sepenuhnya, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian,” imbuhnya.
Selain revitalisasi fisik, program digitalisasi di Kota Medan telah mendistribusikan sebanyak 2.047 panel interaktif digital ke berbagai jenjang pendidikan.
Target revitalisasi akhir Januari 2026 rampung
Kemendikdasmen menargetkan seluruh pembangunan sekolah yang masih berjalan dapat diselesaikan paling lambat akhir Januari 2026, sehingga pada Februari mendatang seluruh fasilitas dapat digunakan secara optimal untuk mendukung pembelajaran yang lebih berkualitas.
Diinformasikan, Sepanjang tahun 2025, Kemendikdasmen telah merevitalisasi sebanyak 16.171 satuan pendidikan. Jumlah tersebut melampaui target awal sebanyak 10.440 satuan pendidikan, dengan total anggaran mencapai Rp16,7 triliun.
Program revitalisasi ini mencakup perbaikan fasilitas belajar guna menunjang proses pendidikan yang lebih layak dan berkualitas.
Pada peresmian ini, ada sebanyak 48 satuan pendidikan di berbagai daerah diresmikan secara langsung sebagai penerima manfaat program revitalisasi.

