Tarif Listrik Aman? Cek Skema Diskon & Promo Token Awal Tahun 2026 ala Hidden Gem-nya PLN
Reporter: Shintya
Astakom.com, Jakarta - Diskon tarif listrik yang ditunggu-tungga para warga, akhirnya datang juga. Meski gak trrlalu ke ekspose beberapa waktu lalu PLN menawarkan berbagai promo menarik melalui merchant tertentu untuk bertansaksi.Seperti disampaikan tadi, meski PLN tidak mengeluarkan statement resmi, tapi kamu bisa memantau melalui berbagai merchant atau dompet digital.Tepat saja, awal tahun 2026 ini, selama 7hari mulai periode tanggal 1 sampai 7 Januari 2026 ini ada berbagai diskon, hingga promo cashback untuk pembelian token listrik via marchant penjualan tertentu.
Juga berbagai penyedia layanan transaksi token listrik lainnya, e-commerce, maupun perbankan (M-Banking).
Dari pantauan dari reporter Astakom, perhari ini, Minggu, (04/01/2026) di aplikasi Shopee untuk pembelian token Rp25.000 dapat potongan diskon Rp1.000, jadi pembeli hanya perlu bayar Rp24.000.
Selain itu, terdapat diskon potongan harga jiga bayar melalui paylater atau bayar melalui Bank Mega.
Tarif listrik belum ada perubahan sampai Maret
Disclaimer, promo ini bisa saja berbeda beda di akun setiap pengguna. Bahkan beberapa akun berkemungkinan mendapatkan promo dan potongan diskon awal tahun yang lebih menguntungkan. Pastikan juga transaksi kamu sesuai dengan T&C (term and condition) yang berlaku.Berdasarkan keterangan resmi yang diposting oleh PLN di akun Instagram resinya, @pln_id tarif listrik triwulan I 2026 dipastikan tidak naik.
"Tarif listrik tetap untuk semua golongan triwulan I 2026, (periode Januari - Maret 2026)," tulis akun PLN.
Berikut rincian harga resminya dari PLN:
Untuk kebutuhan rumah tangga, dengan daya 900VA RTM dibandorl Rp1.352,00/kWhUntuk rumah tangga 1.300-2.200 VA dan bisnis 6.600-200kVA dibandrol Rp.1.444,70/kWh
Untuk rumah tangga lebih dari 3.500 VA dibandrol Rp1.699,53/kWh
Untuk bisnis dan industri lebih dari 200kVA dibandrol Rp1.122,00/kWh
Untuk industri lebih dari 30.000kVA dibandrol Rp966,74/kWh.
Kata Menkeu Purbaya
Soal diskon tarif listrik ini juga sampai ke telinga Menteri Keuangan, Purbaya. Purbaya menyebutkan jika perekonomian membaik pada triwulan pertama maka diskon tarif listrik tidak ada."Jadi kalau ekonominya sudah lari mah enggak usah usah. Nanti Anda doain saja saya kerjanya benar sehingga ekonominya bagus," kata Purbaya.
Diskon awal tahun lalu
Dilansir dari redaksi astakom.com, program diskon tarif listrik 50% yang pernah diluncurkan pemerintah awal 2025 tahun lalu menyasar pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) dengan kapasitas daya 450 VA hingga 2.200 VA.Berdasarkan data PLN, cakupan penerima diskon ini terbilang massive. Total ada 81,4 juta pelanggan rumah tangga yang menikmati potongan tarif listrik dari sekitar 84 juta pelanggan PLN secara nasional.
Rinciannya, sebanyak 24,6 juta pelanggan daya 450 VA, kemudian 38 juta pelanggan 900 VA, disusul 14,1 juta pelanggan 1.300 VA, serta 4,6 juta pelanggan 2.200 VA. (Shnty/aSP)










