Reporter: Nur Nadiah Islamiyah
astakom.com, Jerman – Sebuah aksi pencurian berskala besar disalah satu negara bedar eropa sangat terencana baru saja mengguncang publik. Uang 1 Triliun dan sejumlah perhiasan dilaporkan raib!
Kejadian perampokan tersebut tepatnya di wilayah Gelsenkirchen Jerman bagian barat.
Situasi yang sangat sepi ketika momen liburan natal berlangsung.
Sekelompok oknum misterius berhasil masuk ke ruang penyimpan brankas utama Bank Sparkasse dan menguras isi ribuan loker brankas milik nasabah.
Uang dan perhiasan milik nasabah raib
Mengutip dari Reuters pada Kamis 31/12/2025 pihak kepolisian mengungkapkan para pelaku disinyalir membawa kabur aset berharga berupa uang tunai hingga koleksi perhiasan mewah dengan estimasi kerugian yang sangat fantastis.
Juru bicara kepolisian, Thomas Nowaczyk mengungkapkan bahwa para eksekutor diduga menggunakan peralatan bor industri untuk menembus dinding beton ruang bawah tanah yang sangat tebal.
Investigasi sementara menunjukkan bahwa total nilai jarahan dari sekitar 2.700 kotak deposit yang dibobol tersebut berkisar antara Rp 197 miliar hingga menyentuh angka Rp 1,7 triliun.
Pihak berwenang baru menyadari adanya pembobolan ini setelah sistem pendeteksi kebakaran di gedung tersebut aktif secara otomatis pada Senin dini hari yang kemudian mengungkapkan kondisi ruangan yang sudah berantakan total akibat dijarah.
Bor dinding beton dan pelarian pakai mobil curian
Para pelaku terdeteksi melakukan aksinya dengan sangat rapi, di mana mereka berhasil membuat lubang besar pada struktur bangunan bank tanpa memicu kecurigaan warga sekitar.
Menariknya, rekaman pengawas menunjukkan adanya pergerakan mencurigakan dari sebuah mobil Audi RS 6 warna hitam yang kabur dari lokasi kejadian pada Senin pagi.
Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, kendaraan tersebut ternyata merupakan barang curian yang berasal dari wilayah Hanover, yang jaraknya cukup jauh dari lokasi bank yang menjadi target operasi.
Nasabah tuntut transparansi pihak Bank Sparkasse
Situasi di depan kantor cabang Bank Sparkasse mendadak panas pada Seasa kemarin setelah ratusan nasabah yang merasa dirugikan datang menyerbu untuk meminta kepastian.
Mereka merasa sangat terpukul dan tidak bisa beristirahat dengan tenang karena pihak bank dianggap sangat minim memberikan informasi terkait status tabungan masa tua serta aset keluarga yang disimpan di sana.
“Saya tidak bisa tidur semalam. Kami tidak mendapatkan informasi apa pun,” kata salah satu nasabah.
Teriakkan protes dari para nasabah yang menuntut akses masuk terus menggema, mengingat banyak dari mereka yang sudah mempercayakan harta bendanya di bank tersebut selama puluhan tahun.
Bukti rekaman CCTV dan saksi mata
Beberapa orang saksi sempat melihat keberadaan sejumlah pria yang membawa tas berukuran besar di area garasi parkir dekat bank pada Sabtu malam lalu.
Bukti digital dari kamera pengawas juga mengonfirmasi adanya individu bermasker yang berada di dalam mobil sebelum pelarian dilakukan.
Kepolisian Jerman kini tengah melakukan koordinasi lintas wilayah untuk melacak jejak para pelaku yang diduga merupakan komplotan profesional, mengingat rapinya cara mereka mengeksekusi dinding beton tanpa terdeteksi sejak awal masa libur Natal.
Latar Belakang Kasus
Peristiwa perampokan di Bank Sparkasse ini tercatat sebagai salah satu kasus pencurian terbesar dalam sejarah perbankan di Jerman.
Para pelaku sengaja memilih waktu eksekusi mulai malam hari, di mana saat itu hampir seluruh aktivitas perbankan dan pertokoan di Jerman berhenti total untuk menghormati masa liburan nasional.
Sebelum alarm kebakaran berbunyi pada pukul 04.00 pagi tanggal 29 Desember 2025, tidak ada laporan mencurigakan yang masuk ke pusat keamanan kota Gelsenkirchen.
Pihak kepolisian meyakini bahwa perencanaan aksi ini udah dilakukan jauh jauh hari dengan mempelajari struktur bangunan dan rute pelarian menuju wilayah timur laut.
Saat ini, kepolisian federal Jerman telah menetapkan status siaga tinggi dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap semua bukti forensik yang ditemukan di dalam lubang dinding brankas tersebut guna mengungkao identitas komplotan bermasker ini.(nAD/aSP)
Gen Z Takeaway
Bank Sparkasse di Jerman baru aja kena “rampok core” pas libur Natal kemarin dengan total kerugian sampai Rp 1,7 T! Para pelakunya bener-bener niat sampai ngebor dinding beton pakai alat berat dan kabur pakai Audi RS 6 curian. Sekarang para nasabah lagi mental breakdown dan ngamuk di depan bank karena tabungan masa tua mereka ludes digondol maling bermasker yang masih jadi buronan.

