Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Nonstop Cleanup! Jalan Aceh Tamiang Dibersihin Alat Berat Hingga Larut Malam

astakom.com, Jakarta — Percepatan pemulihan pascabencana alam banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang terus digenjot. Dilaporkan bahwa alat berat terus bekerja hingga larut malam.

Tim penanggulangan bencana dari Kemeterian Pekerjaan Umum (PU) dan relawan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material sisa banjir yang menutup jalan nasional.

Di lapangan, alat berat jenis ekskavator dan truk bekerja tanpa henti mengangkut lumpur, kayu, serta material lain yang terbawa banjir bandang.

Proses pembersihan hingga larut malam

Meski waktu telah memasuki tengah malam, proses pembersihan tetap dilakukan demi membuka kembali jalur transportasi dan menekan risiko bencana lanjutan bagi warga sekitar.

Pembersihan difokuskan pada titik-titik vital yang terdampak langsung, termasuk ruas jalan nasional yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat serta area lingkungan pesantren yang sebelumnya tertutup material banjir.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana agar aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi warga Aceh Tamiang dapat kembali berjalan secara bertahap.

Percepat proses normalisasi aktivitas masyarakat

Kerja hingga larut malam dipilih untuk mempercepat proses normalisasi dan meminimalkan gangguan berkepanjangan terhadap aktivitas masyarakat.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bekerja tanpa henti dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga kondisi kehidupan masyarakat terdampak benar-benar pulih.

“Semua harus terus bekerja tanpa henti, mengerahkan sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sampai kehidupan dan penghidupan masyarakat dapat pulih dan menjadi lebih baik,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, berdasarkan rilis yang diterima redaksi astakom.com, Minggu (28/12/2025).

27 titik sumur bor telah dikerjakan

Melansir astakom.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat banjir dan longsor di Aceh terpenuhi, salah satunya kebutuhan air bersih.

Saat ini, ada sekitar 27 titik sumur bor yang telah dikerjakan pemerintah di Kabupaten Aceh Tamiang sambil menunggu pemulihan jaringan PDAM yang rusak akibat bencana.

Gen Z Takeaway
Pemulihan banjir dan longsor di Aceh Tamiang dikebut lewat kerja nonstop alat berat Kementerian PU dan relawan untuk membuka kembali jalan nasional dan titik vital. Langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden agar penanganan bencana dilakukan tanpa jeda, sambil memastikan kebutuhan dasar warga seperti air bersih tetap terpenuhi.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...