Infrastruktur Sumatera Lagi Dikebut, Jalan Nasional Progres 90% Bisa Dilewatin

Editor: Alfian Tegar
Rabu, 24 Desember 2025 | 20:22 WIB
Infrastruktur Sumatera Lagi Dikebut, Jalan Nasional Progres 90% Bisa Dilewatin
Jembatan Teupin Mane yang terletak di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang sempat ambruk akibat terjangan banjir bandang pada 26 November 2025, TNI membangun Jembatan Bailey di tempat tersebut dan telah merampungkan pembangunannya pada Minggu (14/12). Rampungnya jembatan darurat tersebut disambut rasa bahagia dan syukur oleh masyarakat karena kembali membuka akses vital yang menghubungkan Desa Beunyot dengan Desa Teupin Mane. [astakom/Puspen TNI]

astakom.com, Jakarta — Pemerintah terus tancap gas memperbaiki infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, dengan fokus utama pada perbaikan jalan nasional dan jembatan untuk memastikan distribusi bantuan ke daerah terdampak berjalan lancar.

Berdasarkan data Kementerian PU per 23 Desember 2025, 71 dari 80 ruas jalan nasional yang terdampak sudah kembali bisa dilewati, menandakan progres pemulihan jalan mencapai 88,75 persen.

Dalam operasi pemulihan ini, Kementerian PU mengerahkan kekuatan penuh dengan total 1.328 personel yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Personel tersebut terdiri dari 712 anggota Satgas PU dan 616 orang dari mitra BUMN.

Selain itu, sebanyak 1.078 unit alat berat dan alat pendukung telah diterjunkan ke titik-titik lokasi bencana untuk mempercepat pengerjaan fisik di lapangan.

Perkembangan pemulihan jalan nasional

Pemulihan akses jalan menjadi prioritas utama untuk menjamin kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga. Data terbaru menunjukkan perkembangan signifikan di tiga provinsi terdampak:

  • Provinsi Aceh: Dari 38 ruas jalan nasional yang terdampak, 32 ruas sudah fungsional, sementara 6 ruas lainnya masih dalam penanganan intensif.
  • Provinsi Sumatera Utara: Dari 12 ruas yang terdampak, 10 ruas sudah berhasil dipulihkan dan 2 ruas masih dalam tahap perbaikan.
  • Provinsi Sumatera Barat: Menunjukkan progres tercepat dengan 29 ruas yang sudah berfungsi kembali dari total 30 ruas yang terdampak.

Secara akumulatif, hanya tersisa 9 ruas jalan nasional yang masih dalam proses perbaikan agar seluruh jalur kembali normal 100 persen.

Perkembangan perbaikan jembatan

Selain jalan raya, perbaikan jembatan yang terputus atau rusak akibat bencana juga terus diupayakan. Hingga saat ini, sebanyak 23 dari 33 jembatan di jalur nasional telah berhasil difungsikan kembali atau mencapai persentase 69,7 persen. Berikut rinciannya:

  • Provinsi Aceh: Masih menjadi fokus utama penanganan jembatan. Dari 16 jembatan yang terdampak, 6 sudah bisa dilalui, 3 dalam proses penanganan, dan 7 jembatan masih dalam kondisi terputus.
  • Sumatera Utara & Sumatera Barat: Seluruh jembatan yang terdampak di kedua provinsi ini telah rampung diperbaiki. Di Sumatera Utara, 4 jembatan terdampak sudah fungsional, sementara di Sumatera Barat, seluruh 13 jembatan yang terdampak kini sudah bisa dilalui kembali.

Pemerintah lalui Kementerian PU berkomitmen untuk terus menyiagakan personel dan alat berat di lokasi hingga seluruh infrastruktur konektivitas di Sumatera kembali pulih sepenuhnya.

Gen Z Takeaway
Pemerintah tancap gas pulihkan infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat, Sumut, dan Aceh: 71 dari 80 ruas jalan udah bisa dilewati, 23 dari 33 jembatan kembali berfungsi, dengan ribuan personel dan alat berat dikerahkan. Aceh masih jadi fokus utama, sementara Sumut dan Sumbar hampir rampung. Akses logistik dan mobilitas warga makin lancar, pemulihan terus jalan sampai 100% pulih.

Aceh Bantuan Bencana Bantuan Bencana Alam Kementerian PU Pemulihan Banjir Sumatera Pemulihan Bencana pemulihan pasca bencana Pemulihan Sumatera Percepatan Pemulihan Sumatera Sumatera Barat Sumatera Pulih Sumatera Utara

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB