Percepat Pemulihan Pendidikan di Wilayah Aceh, Sejumlah Ponpes Dibersihkan
astakom.com, Jakarta — Percepatan pemulihan pascabencana terus dipercepat, salah satunya pembersihan pondok pesantren (ponpes) di sejumlah wilayah terdampak bencana.
Presiden RI Prabowo Subianto telah menyatakan komitmennya untuk terus memantau penanganan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia pun berulang kali menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan relawan yang bekerja di lapangan.
Ia menegaskan TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat bergerak bersama menangani dampak bencana.
Pembersihan Ponpes Darul Muttaqien Aceh Utara
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama petugas pemadam kebakaran (damkar) setempat mulai membersihkan masjid di Pondok Pesantren Darul Muttaqien yang berlokasi di Matang Tunong, Aceh Utara, kemarin (22/12/2025).
“Relawan BNPB lakukan pembersihan masjid Ponpes Darul Muttaqien, Desa Matang Tunong, Kec Lapang, Aceh Utara. Berharap beberapa hari ke depan bisa kembali salat Jumat berjemaah,” BNPB dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).
Sejumlah relawan BNPB bersama petugas damkar bahu-membahu membersihkan masjid yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor. Lantai masjid terendam air dan lumpur berwarna coklat.
Pembersihan Ponpes Darul Muchlisin Aceh Tamiang
Selain itu, pembersihan di ponpes lain juga dilakukan. Upaya pembersihan puing kayu di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Muchlisin, Kabupaten Aceh Tamiang, terus dikebut tanpa henti, dari malam hingga dini hari.
Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya lima unit alat berat berupa ekskavator dikerahkan untuk membersihkan ribuan gelondongan kayu yang menutupi halaman dan area sekitar ponpes akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut tiga pekan lalu.
Berbagai komponen negara, TNI, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum BNPB, relawan gabungan dan masyarakat bahu mambahu untuk mengusahakan percepatan pemulihan kondisi pasca bencana banjir.
Perhatian besar pemerintah di sektor pendidikan
Seiring dengan seruan percepatan pemulihan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pascabencana, pemerintah menaruh perhatian besar pada pemulihan sektor pendidikan.
Pemerintah berharap proses belajar mengajar dapat segera kembali normal, sehingga anak-anak dapat kembali bersekolah maupun menimba ilmu di pondok pesantren.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal langsung proses pemulihan di kabupaten-kabupaten terdampak bencana.
Presiden memastikan anak-anak di wilayah terdampak dapat segera mengakses pendidikan secara aman dan layak.











