Umat Islam Memasuki Bulan Rajab 1447 H, Berarti Gak Lama Lagi akan Puasa Ramadhan?
astakom.com, Jakarta — Malam 1 Rajab merupakan salah satu waktu yang dinantikan oleh sebagian umat Islam karena dipercaya sebagai momen penuh keberkahan untuk memperbanyak ibadah sunah.
Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag), tanggal 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.
Redaksi astakom menelusuri informasi, mengenai kapan dan jam berapa umat islam akan memasuki bulan Rajab.
Malam 1 Rajab 2025 mulai jam berapa?
Dalam tradisi Islam, pergantian hari tidak terjadi pada tengah malam seperti kalender Masehi, melainkan dimulai sejak waktu magrib.
Dengan demikian, malam 1 Rajab 2025 dimulai sejak Sabtu petang, 20 Desember 2025, tepat ketika matahari terbenam atau sekira pukul 18.00 WIB.
Oleh karena itu, malam 1 Rajab dimulai pada Sabtu magrib, dan menjadi awal masuknya bulan Rajab, salah satu dari empat bulan suci dalam Islam.
Di malam ini, banyak umat Muslim meluangkan waktu untuk berdoa, memperbanyak zikir, melaksanakan salat sunah, dan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk penyambutan bulan yang dimuliakan.
Rajab jadi salah satu dari empat bulan suci
Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan bahwa Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 36.
Dalam penjelasannya, Ustadz Adi Hidayat menyebutkan bahwa dari 12 bulan Hijriah, terdapat empat bulan yang memiliki keutamaan khusus, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Berbeda dengan tiga bulan lainnya yang berurutan, Rajab berada sendiri di urutan ketujuh kalender Hijriah.
“Rajab secara bahasa berarti sesuatu yang diagungkan. Bahkan sejak masa jahiliyah, bulan ini sudah dihormati. Mereka menghentikan peperangan dan menjaga perdamaian sebagai bentuk penghormatan,” jelas UAH dikutip astakom.com, Sabtu (20/12/2025) dari YouTube Adi Hidayat Official.
Amalan yang dianjurkan di bulan Rajab
Bulan Rajab disebut sebagai pembuka, Sya’ban sebagai penguat, dan Ramadhan sebagai puncak perjuangan ibadah seorang Muslim.
Amalan yang dianjurkan untuk dilakukan seorang muslim memasuki bulan Rajab menurut UAH adalah memperbanyak salat sunnah, seperti rawatib, dhuha, dan tahajud, meningkatkan puasa sunnah, baik Senin-Kamis, puasa Daud, maupun puasa di hari-hari lainnya sesuai kemampuan.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak sedekah, infak, tilawah Al-Qur’an, serta menyebarkan kebaikan melalui ilmu dan dakwah, termasuk di media sosial.
UAH juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dari perbuatan maksiat, seperti hoaks, ghibah, perselisihan, dan perilaku buruk lainnya.











