Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Korsel dan AS Sat Set Bahas Korut, Internal Pemerintah Seoul Malah Beda Pendapat

Reporter : Nur Nadhiah Islami

astakom.com, Seoul – Korea Selatan dan Amerika Serikat pada Selasa (16/12/2025) mengadakan pertemuan konsultasi penting untuk menyampaikan kebijakan terkait Korea Utara. Sayangnya, upaya ini agak terganggu oleh adanya perbedaan pandangan yang bikin pusing di antara kementrian kementrian di Seoul.

Dialog ini menjadi yang pertama kalinya antara kedua sekutu itu sejak Presiden Lee Jae Myung dari kubu liberal menjabat pada juni lalu.

Pertemuan strategis ini dipimpin oleh Jeong Yeon Doo, Wakil Menteri Luar Negeri Korsel untuk Strategi Diplomatik dan Intelijen serta Duta Besar AS di Korsel, Kevin Kim.

Korsel sendiri emang lagi getol banget memperbaiki hubungan antar Korea yang stuck dan berharap bisa nyalain lagi dialog antara Washington dan Pyongyang, meskipun Korut berkali kali menolak pendekatan diplomatik.

Kementrian Unifikasi Nggak Setuju Dialog Kemlu AS

Meskipun Kementrian Luar Negeri Korsel berharap kenal konsultasi dengan AS ini bisa berjalan rutin dan membahas opsi untuk Kembali melibatkan Korut dalam dialog, pertemuan ini dilaksanakan saat Kementrian Unifikasi pihak yang ngurusin antar Korea justru nyuarain keberatan.

Kementrian Unifikasi khawatir pendekatan yang dipimpin Kementrian Luar Negeri dan AS ini malah bisa melemahkan peluang pemulihan hubungan dengan Pyongyang.

Kelompok Kerja Bad Experience

Menteri Unifikasi Chung Dong Young dan beberapa anggota kabinet lainnya kepikiran kalau dialog ini akan mengulang bad experience “kelompok kerja” bilateral Korsel AS di era pemerintahan Moon Jae In 2018-2021.

Kelompok kerja di era Moon itu tadinya dibentuk untuk memperkuat koordinasi,termasuk denuklirisasi dan saksi. Namun mekanisme tersebut malah dipresepsikan menghambat agenda perdamaian Seoul karena terlalu menekankan kepatuhan pada sanksi internasional terhadap Korut.

Koordinasi Ketat Pasca KTT

Gara gara pesan sentralnya dalam isu antar korea,Kementrian Unifikasi biasanya ikut campur dalam konsultasi bilateral utama dengan AS. Tapi,kali ini Kementrian Unifikasi pada Senin, 15/12/2025 sudah menyatakan nggak akan hadir di pertemuan Selasa 16/12/2025 dan bakal ngadain pembicaraan tersendiri dengan AS jika diperlukan.

Kementrian Luar Negeri Korsel tetep pada pendiriannya dan menegaskan bahwa pertemuan tersebut adalah tindak lanjut dari kesepakatan KTT Bersama, yang mewajibkan kedua negara untuk melakukan konsultasi erat mengenai korut. Jadi, meskipun ada drama internal antar kementrian, dialog utama Korsel – AS harus tetep berjalan on track. (naD/ aSP)

Gen Z Takeaway

Korsel dan AS udah sat set gelar dialog penting buat ngerangkul Korut, tapi di Seoul malah ada drama internal! Kementerian Unifikasi (ngurusin antar-Korea) nggak setuju sama dialog yang dipimpin Kemlu dan AS. Mereka khawatir kalau cara ini malah bakal melemahkan peluang damai sama Pyongyang, takut ngulang bad experience “kelompok kerja” era Moon Jae-in yang dianggap terlalu nekan soal sanksi. Walau Kemlu Korsel tetep jalanin dialog sesuai kesepakatan KTT, Unifikasi milih minggir dan ngadain obrolan sendiri. It’s complicated! 

Feed Update

Rusia-China Bentrok Sama AS di DK PBB Demi Bela Iran!!

astakom.com, Jakarta - Amerika Serikat beserta sekutunya berkonflik dengan Rusia dan China di pertemuan Dewan Keamanan PBB ketika membahas Iran, Kamis (12/3/2026). Dalam pernyataan di...

Kapal di Hormuz ‘Menyamar’ Pakai Identitas China Biar Nggak Kena Sasaran!

astakom.com, Jakarta - Beberapa kapal komersial yang melewati Selat Hormuz dan Teluk Persia saat ini menerapkan strategi berbeda untuk menghindari serangan. Mereka mengganti identitas digital...

3 Syarat dari Iran Buat AS-Israel Kalau Mau Damai!! : Cek Rinciannya

astakom.com, Jakarta - Presiden Republik Islam Iran Masoud Pezeshkian telah mengemukakan tiga syarat untuk menghentikan perang yang kini berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Pemimpin Tertinggi Iran Siap Lock Selat Hormuz, Dunia Ketar-ketir?

astakom.com, Jakarta - Iran akan tetap blok Selat Hormuz, rute pelayaran minyak terpadat di dunia, berdasarkan pernyataan yang dihubungkan dengan Pemimpin Tertinggi Iran yang...

Macron Speak Up! Prajurit Prancis Tewas di Irak Akibat Serangan Iran

astakom.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari negara Prancis, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan kalau ada satu anggota militer Prancis yang udah meninggal gara...

Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak Pas Lagi Operasi Lawan Iran!

astakom.com, Jakarta - Pusat Komando Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa pesawat pengisian bahan bakar milik militer AS mengalami kecelakaan jatuh di Irak pada Kamis...