Membanggakan! Menlu Sugiono Ungkap Banyak Negara Global ingin Beraliansi dengan Indonesia

Editor: AR Purba
Senin, 15 Desember 2025 | 19:38 WIB
Membanggakan! Menlu Sugiono Ungkap Banyak Negara Global ingin Beraliansi dengan Indonesia
Membanggakan! Menlu Sugiono Ungkap Banyak Negara Global ingin Beraliansi dengan Indonesia [Foto: Jordan/ astakom.com]

Reporter: Jordan

astakom.com, Jakarta- Kerja keras Pemerintahan Presiden Prabowo di bidang diplomasi luar negeri, perlahan menunjukan arah yang semakin positif. Tidak hanya itu, buah dari strategi diplomasi Presiden Prabowo juga potensial berdampak untuk kemajuan Indonesia di dalam negeri.

Baru- baru ini, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan, Indonesia menjadi rebutan negara-negara lain untuk diajak bergabung ke dalam aliansi kemitraan. Hal ini menunjukan posisi strategis Indonesia semakin di hitung, ditengah polarisasi kemitraan global yang dinamis.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono, dalam sambutanya di pembukaan Rapat Kerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) tahun 2025, hari ini Senin (15/12/2025).

“Posisi kita saat ini (Indonesia) di lingkungan global menjadi rebutan. Semua ingin bersahabat dengan Indonesia. Semua orang (negara-negara) ingin Indonesia menjadi bagian dari aliansi dan kelompoknya,” ucap Menlu Sugiono di kantor BPK RI, Senin (15/12/2025).

Diplomasi bebas aktif dan prinsip negara Non Blok

Meski Indonesia saat ini seolah menjadi anak gadis manis yang diperebutkan banyak orang, sikap Pemerintah Indonesia yang saat ini dipimpin Presiden Prabowo Subianto tetap memegang teguh pada UU NKRI, yakni sebagai negara non- blok.

Indoenesia akan terus berjalan dengan rinsip bebas dan aktif sebagai pedoman utama bagi Pemerintah Indonesia dalam pergaulanya di lingkungan global.

Menlu Sugiono yang juga Sekjend Partai Gerindra ini menjelaskan, meski tidak mudah bagi Indonesia dalam melaksanakan prinsip tersebut (non blok/ bebas aktif). Karena Indonesia harus menjaga hubungan baik dengan semua negara. Tanpa memilih- milih hubungan dengan negara manapun.

“Sebuah posisi yang tidak mudah menjadi negara yang non-alignment karena tantangannya kita harus baik kepada semua orang, kepada semua negara sahabat-sahabat kita dan itu membutuhkan effort yang luar biasa,” ucapnya.

Mengutamakan hubungan harmonis

Hal tersebut selaras dengan ungkapan Presiden Prabowo Subianto yang juga pernah menyatakan, bahwa Indonesia akan selalu berupaya menjadi tetangga yang baik dengan mengutamakan hubungan yang harmonis.

Seperti diketahui, sejak dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2024 lalu, Presiden Prabowo cukup mobile dalam melakukan misi diplomasi internasional dengan berkunjung ke beberapa negara Internasional.

Seperti halnya belum lama ini, intessitas kunjungan diplomasi Presiden Prabowo dengan negara Rusia berbuah pertumbuhan perdagangan 2 digit, atau 17% bagi kedua negara (Indonesia-Rusia)

“Hubungan kita (Indoensia- Rusia) berkembang dengan sangat stabil. Tahun ini, kita merayakan 75 tahun pembentukan hubungan diplomatik. Komisi antarpemerintah bekerja secara aktif di kedua belah pihak. Hubungan perdagangan dan ekonomi berkembang dengan kecepatan yang baik. Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, terdapat peningkatan sebesar 17%,” Dikuptip dari pengakuan Presiden Rusia Vladimir Putin, pada (10/12/2025).

BPK RI teripilih jadi Auditor Internasional PBB
Di kesempatan Raker tersebut, juga memberi selamat dan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru saja dipercaya menjadi auditor dalam UNBoA (United Nations Board of Auditors).

Sekedar informasi, UNBoA adalah Dewan auditor UN (Perserikatan bangsa- bangsa). Merupakan badan independen yang didirikan oleh Majelis Umum PBB. Bertugas mengaudit keuangan lembaga- lembaga PBB beserta dana dan program-programnya.

Menlu Sugiono berharap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berpegang pada prinsip yang sama saat menjalankan tugas sebagai auditor UNBoA (United Nations Board of Auditors).

“Saya kira BPK juga memahami hal ini dan akan melaksanakan tugas-tugasnya berdasarkan prinsip-prinsip luar negeri yang seperti itu,” Tutup Sugiono. (jRd/ aSP)

Gen Z Takeaway
Diplomasi luar negeri era Presiden Prabowo makin gacor dan kelihatan hasilnya. Indonesia sekarang jadi “rebutan” banyak negara buat diajak masuk aliansi, kata Menlu Sugiono di Raker BPK 2025. Meski banyak yang naksir, RI tetap konsisten pegang prinsip bebas-aktif dan non-blok, nggak mau condong ke kubu mana pun tapi tetap jaga hubungan baik sama semua. Hasilnya nyata, salah satunya perdagangan Indonesia–Rusia yang naik 17%. Bonusnya, BPK RI juga dipercaya jadi auditor PBB (UNBoA), bukti kalau posisi Indonesia makin diakui dan dihormati di level global. 🔥🇮🇩

BPK RI diplomasi global Diplomasi Prabowo Menlu Sugiono Prabowo Subianto Presiden Prabowo UNBoA (United Nations Board of Auditors)

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB