Prabowo Nggak Main-main bakal Sikat Illegal Logging Penyebab Bencana Alam!
astakom.com, Jakarta — Komitmen serta kepedulian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap kelestarian lingkungan hidup di Indonesia semakin terlihat. Hal ini terlihat dari sikap dan keputusan yang diambil olehnya terhadap hutan.
Melansir dari redaksi astakom.com, Presiden Prabowo Subianto, pernah memberikan konsesi lahan seluas 90 ribu hektare di Takengon Aceh, kepada World Wildlife Fund (WWF) untuk digunakan dalam upaya konservasi gajah (kelestarian ekosistem gajah dan lingkungan).
Hari ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menertibkan para pelaku pembalakan liar. Hal ini disampaikan olehnya sebagai respon terhadap bencana banjir bandang dan longsor yang melanda di 3 Provinsi pulau Sumatera.
"Justru saya mau tertibkan semua itu (pembalakan liar). Sudah mulai kita tertibkan," ujar Prabowo usai meninjau pengungsian di MAN 1 Langkat, Sabtu (13/11).
Di hadapan masyarakat di posko pengungsian Jembatan Aceh Tamiang sehari sebelumnya, Prabowo juga meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan serta memperketat pengawasan terhadap aktivitas ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan ekosistem.
“Kita harus jaga lingkungan kita, alam kita harus kita jaga. Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan,” ucap Prabowo.
Prabowo juga tegaskan mitigasi bencana
Prabowo juga menegaskan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan mitigasi bencana agar peristiwa serupa tak terulang lagi. Dari hasil peninjauan langsung, Prabowo menilai posko-posko pengungsian dalam kondisi cukup baik. Berbagai kebutuhan warga terdampak bencana, khususnya kebutuhan pangan, perlahan mulai terpenuhi.
"Memang keadaan alam ada keterlambatan sedikit, tapi saya cek semua ke tempat pengungsi kondisi mereka baik. Pelayanan kepada mereka baik, suplai pangan cukup," pungkasnya.
Banyak akses masyarakat yang sudah terbuka
Selain itu, akses sejumlah wilayah yang sebelumnya terisolasi akibat bencana perlahan sudah terbuka kembali. Presiden menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran lintas sektor dan petugas di lapangan yang sudah bekerja keras menangani pemulihan pascabencana.
Ia berharap semuanya bisa segera tuntas dalam waktu dekat, namun masyarakat harus bersabar karena pemulihan infrastruktur membutuhkan waktu dan kerja keras.
"Luar biasa pekerjaan mereka ya, pasti masalah listrik tidak secepat yang kita harapkan karena kondisi fisik dan kondisi kondisi alam yang masih kita harus atasi," tutur Prabowo.
Melihat keberpihakan Prabowo terhadap lingkungan, sebelumnya juga WWF mengatakan bahwa lahan yang diberikan oleh Prabowo tersebut kini diarahkan menjadi kawasan restorasi hutan atau agroforestri, sampai pengolahan habitat Gajah Sumatera. bahkan saat ini kawasan tersebut merupakan lahan konservasi dengan populasi gajah terbesar.











