Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Resah: Seluruh Anggta Komisi Ingin Ilegal Logging Diputus Total, Setuju ya Genks!?
Reporter: Shintya
astakom.com, Jakarta - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Soeharto atau publik biasa menyapa Bu Titiek mewakili jajarannya menunjukkan keresahannya terkait penebangan pohon ilegal amupun legal.
Secara umum, seluruh pihak di Komisi IV mendukung penuh kebijakan yang akan diambil Kementerian Kehutanan terkait menindak tegas prilaku 'Ilegal Logging'.
Tegas Disampaiakan dihadapan Menteri yang ngurusin Hutan!
Usai rapat kerja dengan Menteri Kehutanan Raja Juli, anggota Partai Gerindra yang akrab disapa Titiek Soeharto itu menyampaikan sikapnya. Ia mendorong Menhut untuk segera menindak tegas pelaku penebangan pohon ilegal dan berbagai aktivitas yang jelas merugikan masyarakat."Intinya kami mohon kepada Kementerian Kehutanan untuk menghentikan segala pemotongan pohon, ilegal logging. Baik legal maupun ilegal yang nyata-nyata merugikan masyarakat," ungkapnya saat ditemui di bilangan Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Ia menyampaikan keprihatinannya saat melihat begitu banyak pohon besar yang telah ditebang, terseret arus banjir dan memenuhi aliran sungai hingga laut.
"Kita mohon untuk menghentikan ini. Kemudian dan mencari tahu, menghukum siapa-siapa saja yang menyebabkan pohon batang-batang kayu yang sampai segitu banyak memenuhi aliran sungai maupun laut," ujarnya.
Membentuk Panja Alih Fungsi Lahan
Untuk menyikapi hal ini, Komisi IV membentuk panja (panitia kerja) alih fungsi lahan. Tujuannya agar pihak yang berwenang bisa membahas lebih lanjut apa yang boleh dilakukan dan yang tidak."Jadi, supaya bisa membahas lebih lanjut lagi apa-apa, ke depannya yang boleh dan tidak boleh dilakukan," tegasnya.
Ia juga menginformasikan Kemenhut menjadi salah satu pihak yang memicu terjadinya banjir di Sumatera.
"Artinya tadi kan Pak Menteri juga mengakui bahwa Kemenhut ini menjadi salah satu yang berkontribusi dalam banjir bandang," sambungnya.
Menutup sesi wawancaranya, Titiek tidak menampik adanya kemungkinan moratorium (penghentian sementara). Akan tetapi Titiek dan pihaknya dengan tegas berharap agar penebangan tidak lagi dilakukan. Selaras dengan posisinya sebagai wakil rakyat, dia sepenuhnya berpihak pada segala hal yang dapat menguntungkan rakyat dan menghapus segala bentuk kegiatan yang merugikan rakyat. (shnty/aSP)











