Ini Alasan Gembong Narkoba Dewi Astutik Juga Dicari-cari oleh Korea Selatan

Editor: Alfian Tegar
Rabu, 3 Desember 2025 | 18:00 WIB
Ini Alasan Gembong Narkoba Dewi Astutik Juga Dicari-cari oleh Korea Selatan
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menangkap Dewi Astutik alias Mami, pelaku utama penyelundupan dua ton sabu jaringan internasional Golden Triangle, saat pelaku sedang dalam perjalanan menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja. Dewi Astutik dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (2/12) sore. Selanjutnya pelaku akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara. [astakom/BNN]

astakom.com, Jakarta — Selain dicari-cari dan diusut oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), gembong narkoba Dewi Astutik atau PA (43) juga dicari-cari oleh Korea Selatan (Korsel).

Hal ini terungkap dari hasil komunikasi BNN dengan otoritas Korsel. Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, mengatakan informasi tersebut diterimanya dari pihak Kejaksaan Korsel seusai penangkapan WNI terkait kasus narkoba.

"Dari pendalaman didapatkan info benar Paryatin alias Dewi Astutik merupakan DPO negara Korea Selatan," kata Suyudi kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).

"Didapat info saat ada komunikasi BNN dengan Kejaksaan Korea pascatertangkapnya Iqbal WNI rekrutan Paryatin alias Dewi di Jeju, Korea, oleh Bea Cukai Korsel," tambah Suyudi.

Diduga WNI tersebut merupakan salah satu orang yang direkrut Dewi Astutik dalam jaringannya.

Dewik Astuti Rekrut WNI Jobless

Melansir redaksi astakom, Suyudi juga mengatakan Dewi Astutik tercatat sebagai rekruter jaringan perdagangan narkotika Asia–Afrika.

"Sementara itu, berdasar pendalaman, Dewi Astutik atau Paryatin khusus merekrut WNI yang jobless di Kamboja serta kawan-kawan kurir yang bersedia bergabung," terangnya.

"Daerah operasi Paryatin Indonesia hingga Kamboja. Kurir-kurirnya beroperasi di negara-negara antara lain Indonesia, Laos, Hong Kong, Korea, Brasil, Ethiopia," pungkas Suyudi.

Dewi Astutik, buron kasus sabu 2 ton senilai Rp 5 triliun, akhirnya ditangkap oleh tim BNN, Interpol, dan Bais di Kamboja. Dia telah dibawa ke Indonesia pada Selasa (2/12) untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Gen Z Takeaway

Intinya, Dewi Astutik yang selama ini diburu BNN ternyata juga jadi DPO Korea Selatan karena jaringannya lintas negara. Ia merekrut WNI yang menganggur di Kamboja untuk jadi kurir narkoba di berbagai negara. Setelah diburu bersama Interpol, Dewi akhirnya ditangkap dan sudah dipulangkan ke Indonesia untuk diproses hukum.

Badan Narkotika Nasional BNN Buron Internasional Dewi Astutik Gembong Narkoba Indonesia Kamboja Kasus Narkoba Penangkapan Kasus Narkoba

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB