astakom.com, Jakarta — Upaya memperluas edukasi politik bagi generasi muda di Kabupaten Magetan kembali terlihat saat puluhan pelajar SMA/SMK/MA mengikuti Lomba Cerdas Cermat Wawasan Kebangsaan dan Politik yang digelar di Unesa Kampus 5 Magetan pada Minggu,(30/11). Kegiatan yang diinisiasi Bakesbangpol Magetan ini menjadi wadah untuk mengasah pemahaman kebangsaan sekaligus menanamkan kesadaran politik sejak bangku sekolah.
Lomba Cerdas Cermat Politik diikuti 41 Tim Pelajar Magetan
Ajang kompetisi politik dan kebangsaan tersebut diikuti 41 tim dari berbagai sekolah. Terdiri dari 14 tim SMA, 18 tim SMK, dan 9 tim MA, kegiatan ini menunjukkan antusiasme besar pelajar terhadap isu kebangsaan dan dinamika politik nasional.
Bupati Magetan Nanik Endang membuka kegiatan ini secara virtual. “Pendidikan politik harus dikenalkan sejak dini, bukan hanya dalam konteks sistem pemerintahan, tetapi juga terkait kecakapan berdialog serta kemampuan mengambil keputusan yang bijak di tengah perkembangan demokrasi” ujar Nanik Endang dikutip astakom.com dari laman resmi merdeka.com
Bupati Soroti Pentingnya Pendidikan Politik Pelajar
Dalam sambutannya, Bupati Nanik Endang menegaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan pelajar. Edukasi politik, kata dia, menjadi fondasi penting pembentukan karakter generasi muda agar mampu memahami hak, kewajiban, dan peran mereka dalam kehidupan berbangsa.
Pemerintah Kabupaten Magetan berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap negara, sekaligus mendorong mereka menjadi warga negara yang kritis dan bertanggung jawab.
Unesa Kampus 5 Magetan Beri Dukungan dan Akses Beasiswa
Direktur Unesa Kampus 5 Magetan, Sarmini, memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Bakesbangpol dan pihak kampus. Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya mengembangkan kemampuan analisis politik pelajar, tetapi juga membuka peluang beasiswa bagi mereka yang berprestasi.
Sejumlah pejabat turut hadir, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Ponorogo dan Plt. Bakesbangpol Magetan. Kehadiran dewan juri, guru pendamping, hingga peserta menambah semarak kegiatan yang dikemas sebagai ajang pembentukan karakter politik generasi muda.
SMAN 1 Magetan Juara Lomba Cerdas Cermat Politik
Dalam babak final, SMAN 1 Magetan keluar sebagai juara pertama setelah meraih skor tertinggi dan mengungguli MA Umdatul Falah (juara 2) serta SMK Yosonegoro (juara 3). Keberhasilan mereka tidak lepas dari ketiga anggota tim yang tampil percaya diri: Marissa Aurellia Muzakki, Anggita Azaria Ramadhani, dan Binnar Arkartya Srihendra.
Marissa sebelumnya pernah menjuarai Lomba Cerdas Cermat Wawasan Kebangsaan tingkat Polres Magetan. Binnar memiliki pengalaman pada Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sedangkan Anggita kapten tim yang bercita-cita menjadi dokter gigi atau ilmuwan BRIN telah beberapa kali mengikuti kompetisi serupa.
Persiapan Minim, Tapi tim SMAN 1 Tetap Raih Kemenangan
Kapten tim, Anggita Azaria Ramadhani, mengungkapkan bahwa persiapan mereka cukup singkat karena berbarengan dengan penilaian akhir semester. Namun pengalaman mengikuti berbagai lomba sebelumnya membantu mereka menganalisis materi dan memprediksi soal yang mungkin muncul.
“Alhamdulillah kami bisa menang meski persiapannya mepet. Terima kasih kepada guru dan orang tua yang selalu membimbing, terutama Ibu Etik Aprilia,” ujar Anggita.
Gen Z Takeaway
Pelajar Magetan menunjukkan kalau anak muda juga punya ruang penting dalam dunia politik lewat Lomba Cerdas Cermat Wawasan Kebangsaan dengan mengumpulkan 41 tim dari SMA, SMK, dan MA. Lewat pesan Nanik Endang selaku Bupati dan dukungan Unesa, acara ini mendorong generasi muda untuk lebih paham demokrasi, hak, dan peran mereka sebagai warga negara. ini bukan sekadar lomba tapi langkah konkret untuk anak muda jadi generasi yang kritis, dan siap ambil peran di masa depan. (Nur/NSR)

