Raja Yordania Abdullah II Al Hussein Kunjungan Spesial ke Indonesia: Momen Reuni 2 Sahabat Militer

Editor: Usman
Jumat, 14 November 2025 | 18:20 WIB
Raja Yordania Abdullah II Al Hussein Kunjungan Spesial ke Indonesia: Momen Reuni 2 Sahabat Militer
[Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta— Hari ini (14/11/2025) suasana Istana Negra Merdeka di Jakarta tampak agak berbeda. Momen Kenegaraan namun sarat nuansa persahabatan terlihat terpancar di wajah Presiden Prabowo Subianto. Tentu saja momen kunjungan Raja yang satu termasuk yang paling ditunggu-tunggu oleh Presiden Prabowo dan Raja Yordania Abdullah II Al Hussein.

Sebelumnya, Presiden Prabowo memang dikenal punya kesan persahabatan yang sangat mendalam dengan Raja Jordania itu. Keduanya sama- sama pernah berada dalam satu pendidikan Kedinaasan militer di Amerika dalam waktu yang cukup lama. Hingga akhirnya, 2 sosok yang sarat pengalaman ini kembali saling bertemu sebagai Kepala Negara masing- masing di Indonesia dan Yordania, Jumat (14/11/2025). 

Raja Yordania sempat menyopiri kendaraan jemputan Prabowo
Seperti awal Tahun 2025 ini, Presiden Prabowo sudah sempat lebih dulu mengunjungi Yordania. Ketika itu publik terkesima atas perlakukan Raja Yordania, kartena menyetir sendiri kendaraan jemputan yang ditumpangui Presiden Prabowo dari Bandar Udara Militer Marka, Amman hingga bersama dengan Prabowo menuju Istana Kerajaan.

Jadi wajar, jika kunjungan balasan Raja Yordania kali ini dianggap bukan sekadar pertemuan diplomatik biasa, melainkan perjumpaan dua sahabat lama yang telah saling mengenal sejak masa muda jauh sebelum keduanya memimpin bangsa masing-masing.

Kedekatan Prabowo dan Raja Abdullah II berakar dari perjalanan hidup yang paralel. Keduanya sama-sama pernah mengenyam pendidikan militer di Amerika Serikat, tepatnya di Fort Benning, salah satu sekolah militer paling prestisius yang melahirkan pasukan khusus terbaik di dunia. 

Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein, di Pangkalan TNU AU Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (14/11).
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan Raja Kerajaan Yordania [Tim Media Presiden]
 Sama- sama punya hobi menunggang kuda

Dari lingkungan keras dan disiplin itulah, benih persahabatan dua perwira muda yang sama-sama pecinta kuda dan seni berkuda mulai tumbuh dan bertahan hingga puluhan tahun kemudian.

Kini, puluhan tahun setelah masa itu, dua penunggang kuda yang dulu berlatih di sekolah militer yang sama kembali berjalan sejajar. Bedanya, hari ini mereka berdiri sebagai pemimpin dua negara sahabat.

Kedatangan Raja Abdullah II di Istana Negara disambut dengan tradisi yang tidak hanya formal, tetapi juga personal. Dalam sebuah langkah yang menjadi sorotan protokol internasional, Presiden Prabowo memilih untuk menyambut sahabat lamanya dengan berbagi satu mobil menuju Istana Merdeka suatu gesture yang mencerminkan kehangatan hubungan kedua pemimpin dan menjadi tren baru dalam penyambutan tamu negara.

Rombongan tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 16.50 WIB, disambut ratusan pelajar yang mengibarkan bendera kedua negara. Sorak penuh semangat itu menciptakan suasana yang meriah sekaligus menyentuh, seolah menunjukkan bahwa hubungan kedua negara tidak hanya kuat di pemerintahan, tetapi juga di hati rakyat.

Sambutan Istana
Setibanya di halaman istana, kedua pemimpin kemudian mengikuti upacara penyambutan kenegaraan. Lagu kebangsaan Indonesia dan Yordania dikumandangkan bergantian, diiringi dentuman meriam yang menggema di langit Jakarta simbol penghormatan tertinggi negara bagi tamu setingkat kepala negara.

Selanjutnya, Prabowo dan Raja Abdullah II melakukan inspeksi pasukan. Mereka berjalan sejajar, langkah yang menggambarkan kesetaraan, persahabatan, dan komitmen kedua negara dalam menjaga hubungan strategis. Ketika tiba di titik penghormatan bendera, Raja Abdullah II membungkuk sedikit sebagai bentuk hormat khas Yordania, sementara Prabowo memberikan hormat militer Indonesia—perpaduan indah dua tradisi kehormatan negara.

Para Pejabat masing- masing negara yang mendampingi
Setelah prosesi utama, kedua pemimpin memperkenalkan delegasi masing-masing. Dari pihak Indonesia hadir sejumlah pejabat tinggi, di antaranya: Sugiono (Menteri Luar Negeri), Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara), Sjafrie Sjamsoeddin (Menteri Pertahanan), Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi), Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan), Rosan Perkasa Roeslani (Menteri Investasi dan Industri Hilir/Kepala BKPM), Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet), Ade Padmo Sarwono (Duta Besar RI untuk Kerajaan Hasyimiyah Yordania)

Sementara dari pihak Yordania turut hadir tokoh penting seperti, Pangeran Ghazi bin Muhammad, Putri Salma binti Abdullah II, Ayman Safadi (Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri), Letjen Yousef Huneiti (Ketua Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania), Brigjen Ra’ed Al-Amaireh, Mohammad Abu Taleb, Alaa Al-Bataineh, Dr. Tareq Abu Ghazaleh, Mohammad Al-Karaki,Sudqi Al Omoush, Mo’ath Al-Zoubi, Yazan Abu Hantash

Panjang dan lengkapnya daftar delegasi menunjukkan pentingnya hubungan strategis kedua negara. Usai prosesi luar, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II kemudian memasuki Ruang Kredensial untuk mengadakan pertemuan bilateral bersama delegasi. Di balik pintu tertutup itulah, kedua negara membahas kerjasama strategis yang meliputi pertahanan, pendidikan, investasi, kemanusiaan, hingga keamanan regional.

Penyambutan hari itu melampaui formalitas upacara kenegaraan. Ini adalah kisah dua sahabat lama yang kini memegang amanah besar untuk memimpin bangsa mereka. Dari Fort Benning hingga halaman Istana Merdeka, dari arena pacuan kuda hingga forum diplomasi internasional Prabowo dan Raja Abdullah II menunjukkan bahwa persahabatan yang tulus mampu membangun jembatan yang kuat antara negara.

Pertemuan ini bukan hanya bab baru hubungan Indonesia Yordania, tetapi juga babak baru diplomasi Indonesia yang lebih hangat, personal, dan penuh makna. (Usm/aSP)

Gen Z Takeaway

Kunjungan Raja Yordania Abdullah II ke Indonesia jadi momen yang vibes-nya bukan cuma diplomatik, tapi kayak reuni dua bestie lama: beliau dan Presiden Prabowo. Dari dulu mereka udah akrab sejak bareng sekolah militer di Fort Benning, Amerika—sama-sama hobi kuda pula. Makanya pas Raja Abdullah II datang ke Istana Merdeka, suasananya warm banget: mereka satu mobil bareng, disambut meriah, terus lanjut ngobrol soal kerja sama penting mulai dari pertahanan, pendidikan, sampai investasi. Intinya, ini bukan cuma pertemuan dua pemimpin negara, tapi comeback episode persahabatan dua jagoan yang sekarang sama-sama mimpin bangsa masing-masing.

Diplomasi Prabowo Diplomatik Indonesia- Yordania Kunjungan Raja Yordania Presiden Prabowo Raja Yordania Abdullah II Al Hussein

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB