Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Wujudkan Kadaulatan Pangan Nasional, Bulog Gandeng 11 BUMN Karya Bangun 100 Gudang dan Penggilingan

astakom.com, Jakarta – Perum Bulog resmi menggandeng 11 BUMN Karya untuk membangun 100 Infrastruktur Pasca Panen (IPP) yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari fasilitas pergudangan hingga penggilingan.

Langkah besar ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan, sekaligus menjawab tantangan peningkatan produksi pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, proyek ini merupakan bentuk nyata sinergi antar-BUMN untuk memastikan pembangunan berjalan dengan cepat, tepat, dan berkualitas.

“Kami diamanahkan Presiden untuk membangun 100 infrastruktur pasca panen sebagai jawaban atas meningkatnya produksi pangan nasional. Bulog tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi BUMN Karya agar pembangunan ini berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Rizal menambahkan bahwa pembangunan IPP bukan hanya proyek fisik semata, tetapi langkah strategis menuju pemerataan akses pangan di seluruh pelosok negeri.

“Gudang-gudang ini akan kita prioritaskan di wilayah yang sulit dijangkau. Saudara-saudara kita di 3T berhak atas pangan yang terjamin,” jelasnya.

Proyek pembangunan 100 IPP ini akan mencakup fasilitas penyimpanan beras dan jagung, pengering (dryer), unit penggilingan (RMU), silo, hingga sistem Rice to Rice (RTR) berbasis teknologi modern.

Seluruh proyek ini didukung pendanaan sebesar Rp5 triliun yang bersumber dari dana investasi pemerintah non permanen Cadangan Jagung Pemerintah 2025, dengan Danantara bertindak sebagai badan pengelola investasi BUMN.

Sebagai landasan hukum, pemerintah telah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penugasan Percepatan Pelaksanaan Penyediaan Infrastruktur Pascapanen dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional pada Selasa (11/11/2025).

Dokumen ini ditandatangani oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi, dan Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, dengan dukungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan IPP merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sistem logistik pangan nasional.

“Produksi beras meningkat 13 persen, dan pembangunan gudang baru ini akan memastikan hasil panen terserap dengan baik, termasuk untuk komoditas jagung,” ungkap pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Melalui kolaborasi lintas Kementerian dan sinergi antar-BUMN, Bulog optimistis proyek ini akan menjadi fondasi baru bagi kemandirian pangan Indonesia dalam mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan yang merata di seluruh wilayah Nusantara.

Gen Z Takeaway

Bulog lagi gaspol bareng 11 BUMN Karya bangun 100 infrastruktur pascapanen biar pangan Indonesia makin kuat. Nilainya Rp5 triliun, dan bakal fokus ke gudang, penggilingan, sampai sistem modern biar hasil panen petani dapat terserap maksimal.

Feed Update

Setahun Danantara, Prabowo Bangga: Return on Asset Melonjak 300%

astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sukses bikin Presiden Prabowo bangga atas pencapaiannya dalam satu tahun terakhir. Dalam laporan peningkatan...

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...

Genap Setahun, Rosan: Danantara Jadi Kekuatan RI Hadapi Tensi Geoekonomi Global

astakom.com, Jakarta - Dalam rangka tasyakuran satu tahun Danantara, CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pesan menyentuh tentang keberadaan Danantara. Rosan menyebut dalam satu tahun adanya...

Komisi XI DPR Umumkan 5 Anggota DK OJK, Friderica Jadi Ketua

astakom.com, Jakarta - Setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada 10 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), Komisi...