Sinergi Sejumlah Kementerian dalam Upaya Penanganan Insiden Ledakan di Sekolah Kelapa Gading

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 13 November 2025 | 19:07 WIB
Sinergi Sejumlah Kementerian dalam Upaya Penanganan Insiden Ledakan di Sekolah Kelapa Gading

astakom.com, Jakarta - Beberapa Kementerian bersinergi dalam menangani insiden peledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta.

Sebagaimana diberitakan, ledakan terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta yang berlokasi di kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading, pada Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 12.15 WIB.

Kemudian, ledakan tersebut mengakibatkan sebanyak 96 orang mengalami luka berat hingga ringan dan dirawat di empat rumah sakit.

Sementara itu, terkait terduga pelaku, dikatakan adalah seorang siswa aktif di SMAN 72 Jakarta.

Sebelumnya Kepolisian telah memberikan laporan bahwa telah melakukan pemeriksaan kepada ayah pelaku, dan beberapa saksi yang merupakan siswa SMAN 72.

Komdigi Telah Memblokir Situs yang Diakses Pelaku

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut telah berkoordinasi dengan pihak Polri mengenai akses digital pelaku kasus ledakan bom di SMAN 72 Jakarta. Komdigi menyatakan telah memblokir sejumlah situs hingga konten di media sosial (medsos) yang diakses pelaku.

"Setelah berkoordinasi dan menerima data dari Polri, Komdigi langsung bertindak cepat dengan memblokir sejumlah situs yang mengandung unsur kekerasan dan bahan peledak yang diketahui diakses oleh terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar, kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).

Alexander mengatakan pemblokiran dilakukan terhadap situs-situs yang sudah dipastikan memuat unsur kekerasan. Begitu pula dengan konten-konten di medsos yang telah diminta Komdigi kepada pihak platform untuk di-take down.

Komdigi, lanjut Alexander, berkomitmen memastikan menciptakan ruang digital yang aman. Ia mengatakan akan bergerak cepat menindaklanjuti jika ada temuan dan aduan situs atau konten serupa.

"Komdigi berkomitmen menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman. Kami terus menindaklanjuti setiap temuan dan aduan terkait konten yang berpotensi menimbulkan ancaman terhadap keamanan publik dengan langkah yang cepat, tegas, dan terukur, melalui kolaborasi erat bersama Polri dan penyelenggara platform digital," ujarnya.

Kemenag Ambil Langkah Tangkal Radikalisme

Tragedi peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, membuat Kementerian Agama (Kemenag) ikut turun tangan. Kemenag mengambil langkah cepat untuk memperkuat pendidikan karakter dan moderasi beragama di kalangan pelajar.

Kemenag melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam menggelar Kongres Rohis Nasional I Tahun 2025 pada 12-15 November 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara. Agenda ini disebut sebagai momentum penting untuk merevitalisasi peran Rohani Islam (Rohis) agar menjadi garda depan pencegahan radikalisme di sekolah.

"Kemenag menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban SMAN 72 dan berdoa bagi pemulihan para korban luka. Kongres Rohis Nasional I ini kami selenggarakan sebagai wadah nasional bagi siswa SMA/SMALB/SMK untuk memperkuat nasionalisme dan semangat cinta NKRI," ujar Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag, M Munir, dalam keterangannya, Kamis (13/11/2025).

Kemenkes Akan Beri Bantuan Konseling untuk Korban

Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan pernyataan bakal memberikan bantuan konseling bagi korban ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Untuk itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi mengungkapkan, kementeriannya sudah berkomunikasi dengan Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia.

"Kami juga sudah bicara dengan teman-teman dari IPK Indonesia, Ikatan Psikolog Klinis Indonesia. Mereka juga sudah siap untuk membantu teman-teman Dinkes (dinas kesehatan) untuk bisa memberikan konseling," kata Imran di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Imran mengatakan, konseling tersebut tidak hanya diberikan kepada korban, tetapi juga keluarga korban, mengingat kejadian tersebut begitu traumatis.

Terkait bantuan psikologis tersebut, Imran juga menyebut, pihaknya akan berdiskusi dengan pihak terkait di lapangan, serta menghubungi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) untuk membantu mengkoordinasikan upaya konseling tersebut.

Gen Z Takeaway

Ledakan di SMAN 72 jadi alarm serius soal keamanan digital dan mental pelajar. Komdigi blokir situs kekerasan yang diakses pelaku, Kemenag dorong moderasi lewat Rohis, dan Kemenkes siapkan konseling bagi korban. Kolaborasi ini penting biar penanganan nggak cuma hukum, tapi juga edukatif dan empatik.

Insiden Ledakan Kemenag Kemenkes Kementerian Komdigi Korban Peledakan SMAN 72 Pelaku Peledakan Peristiwa Ledakan Siswa Korban Ledakan SMA Kelapa Gading SMAN 72

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB