PT SMI Tegaskan Komitmen Dorong Pembangunan Hijau Lewat Pembiayaan Energi Terbarukan

Editor: Khoirudin
Kamis, 13 November 2025 | 08:30 WIB
PT SMI Tegaskan Komitmen Dorong Pembangunan Hijau Lewat Pembiayaan Energi Terbarukan
Presiden Prabowo meresmikan pengoperasian dan pembangunan energi baru terbarukan di 15 Provinsi, di Bali, Kamis (26/6). [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemerataan pembangunan nasional berbasis keberlanjutan melalui pembiayaan hijau.

Langkah tersebut menjadi bagian dari peran PT SMI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam mendukung proyek-proyek strategis berwawasan lingkungan.

Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti menjelaskan, bahwa perusahaan kini semakin fokus pada investasi yang ramah lingkungan, terbukti dari realisasi pembiayaan sampai dengan September 2025.

“Dapat kami disampaikan bahwa per September 2025 untuk portofolio pembiayaan PT SMI yang berkait dengan energi terbarukan ini adalah sebesar 20,9 persen itu adalah terkait climate-related project, kemudian 9 persen adalah terkait dengan coal-fired,” ujarnya, dikutip astakom.com dari siaran pers, Kamis (13/11/2025).

Portofolio pembiayaan berkelanjutan PT SMI terdiri dari sektor energi terbarukan sebesar 15,7 persen, air minum dan sanitasi 2,0 persen, energi baru 1,6 persen, serta transportasi urban (LRT) sebesar 1,6 persen.

Aradita menambahkan, sejak 2018 PT SMI telah melakukan moratorium terhadap proyek berbasis batu bara sebagai bentuk keseriusan mendukung transisi energi bersih.

Salah satu wujud konkret dari komitmen tersebut adalah dukungan pembiayaan terhadap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Sion di Desa Sionom Hudon Selatan, Kabupaten Humbang Hasundutan. Proyek senilai USD 30,8 juta ini mendapatkan pinjaman sebesar USD 21,2 juta dari PT SMI.

“Proyek ini juga mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan dan juga berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca dan juga mendukung pencapaian SDG, khususnya SDGs nomor 1, 7, 9, dan 13,” jelas Aradita.

Sepanjang 2024, PLTM Sion berhasil menghasilkan energi bersih sebesar 81,3 GWH. Keberadaan proyek ini bukan hanya menopang pasokan listrik masyarakat, tapi juga menciptakan efek domino positif bagi ekonomi daerah.

Pembangunan PLTM membuka lapangan kerja lokal, meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pajak, serta memperkuat aktivitas sosial-ekonomi warga sekitar. Dari sisi lingkungan, PLTM Sion menjadi simbol nyata transisi energi hijau di daerah.

"Dari sisi lingkungan, PLTM Sion tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca yang signifikan selama operasinya, juga berkontribusi terhadap pengurangan jejak karbon sektor ketenagalistrikan di Indonesia," pungkasnya.

Gen Z Takeaway

PT SMI lagi all in dukung energi hijau! Lewat pembiayaan proyek kayak PLTM Sion di Sumut yang udah hasilin 81,3 GWH energi bersih, mereka buktiin komitmen buat transisi energi berkelanjutan. Per September 2025, 20,9 persen portofolio PT SMI udah masuk proyek ramah iklim, dan sejak 2018 mereka stop biayain batu bara.

Aradita Priyanti energi terbarukan ESG Kementerian Keuangan pembangunan berkelanjutan pembiayaan hijau PLTM Sion PT SMI Transisi Energi

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB