Tak Cuma Tumbuh Tinggi, Kinerja Ekonomi RI Juga 'Ngena' Langsung ke Kesejahteran Rakyat
astakom.com, Jakarta – Pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap solid di tengah tantangan global, tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2025 yang mencapai 5,04 persen.
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu menegaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bukan sekadar angka, melainkan pertumbuhan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kita sangat spesifik melihat pertumbuhan ekonomi ini bukan hanya demi pertumbuhan ekonominya, tetapi bagaimana dia menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Febrio dalam acara talk show di salah satu televisi nasional, Rabu (5/11/2025).
Ia menjelaskan, capaian ekonomi tersebut berhasil menciptakan peluang kerja baru sekaligus memperkuat fondasi ekonomi rakyat melalui sektor riil, terutama pertanian, yang menjadi tumpuan bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Dalam tiga kuartal terakhir, lanjut Febrio, sektor pertanian tercatat tumbuh rata-rata 5,5 persen. Angka ini menjadi capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau kita lihat bahkan 2-3 tahun sebelumnya, jarang sekali kita punya pertumbuhan sektor pertanian itu di atas 1,5 persen. Jadi sangat lemah sektor pertanian kita," jelasnya.
"Tetapi tahun ini di kuartal 1, 2, 3 sekarang rata-ratanya kalau nggak salah sekitar 5,5 persen pertumbuhan sektor pertanian,” tambahnya menerangkan.
Pertumbuhan pesat sektor pertanian ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berhasil memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput.
Febrio menegaskan, Pemerintah akan terus mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
“40 juta masyarakat kita itu kerja di sektor pertanian. Jadi selain kita memang membutuhkan ketahanan pangan, produksi beras, ini 15 persen tumbuhnya year on year," ujarnya.
Ini juga belum pernah terjadi sebelumnya, stok kita 4 juta. Tetapi ini langsung kesejahteraan dari 40 juta petani yang bekerja secara langsung, belum lagi kalau keluarganya,” imbuhnya.
Febrio menegaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada angka pertumbuhan semata, tetapi juga memastikan hasil pembangunan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia pun optimistis dengan berbagai kebijakan strategis yang tengah dijalankan pemerintah, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.
“Nah ini yang selalu kita perhatikan, pertumbuhan ekonomi bagus, tapi ke depan kita harus dorong lagi pertumbuhan ekonominya lebih cepat lagi,” pungkasnya.
Gen Z Takeaway
Ekonomi RI lagi nggak main-main nih, tumbuh 5,04 persen di kuartal III-2025, dan yang lebih keren, efeknya ngena langsung ke rakyat kecil. Menurut Febrio dari Kemenkeu, pertumbuhan kali ini bukan sekadar angka di laporan, tapi beneran ngasih lapangan kerja baru dan bikin sektor pertanian meledak!Artinya, puluhan juta petani ngerasain hasilnya langsung, bukan cuma di atas kertas. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, ekonomi rakyat akar rumput mulai kuat lagi. Jadi kalau biasanya yang tumbuh cuma grafik, sekarang yang tumbuh juga kesejahteraan.









