Rusia Siaga, Putin Instruksikan Para Pejabat Militer Rusia Siapkan Rancangan Uji Coba Senjata Nuklir

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 6 November 2025 | 11:36 WIB
Rusia Siaga, Putin Instruksikan Para Pejabat Militer Rusia Siapkan Rancangan Uji Coba Senjata Nuklir
Kediaman Putin Jadi Target Drone: Ukraina Membantah dan Sebut Hanya Isu Gimick! (Dok. Kremlin.ru/ astakom)

astakom.com, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin menginstruksikan para pejabat tingginya untuk menyiapkan rancangan proposal pelaksanaan uji coba senjata nuklir, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump pekan lalu yang menyebut Amerika Serikat akan kembali melakukan uji coba nuklir.

Menteri Pertahanan Rusia, Andrei Belousov, melaporkan kepada Presiden Putin bahwa pernyataan dan langkah terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan perlunya Rusia segera bersiap melakukan uji coba nuklir berskala penuh.

Lokasi Uji coba di Novaya Zemlya

Dilansir kantor berita Reuters dan Al Arabiya, Kamis (6/11/2025), Belousov mengatakan bahwa lokasi uji coba Arktik Rusia di Novaya Zemlya dapat menjadi tuan rumah uji coba nuklir semacam itu dalam waktu dekat.

"Saya menginstruksikan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan... badan-badan khusus, dan lembaga-lembaga sipil terkait untuk melakukan segala yang mungkin guna mengumpulkan informasi tambahan mengenai masalah ini, menganalisisnya di Dewan Keamanan, dan membuat proposal yang disepakati mengenai kemungkinan dimulainya persiapan uji coba senjata nuklir,” ujar Putin.

Ketegangan Nuklir Global

Sejauh ini, hanya Korea Utara yang masih melakukan uji coba senjata nuklir di abad ke-21, dengan uji terakhir pada 2017.

Para analis keamanan memperingatkan bahwa dimulainya kembali uji coba nuklir akan memperburuk ketegangan geopolitik global dan berpotensi memicu efek domino, di mana negara lain ikut melakukan hal serupa.

Amerika Serikat terakhir menggelar uji coba nuklir pada 1992, diikuti Tiongkok dan Prancis pada 1996, sementara Uni Soviet melakukannya terakhir kali pada 1990. Rusia sebagai penerus Uni Soviet hingga kini belum pernah melakukan uji coba nuklir pasca era tersebut.

Departemen Perang AS juga Lakukan Uji coba Nuklir

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dalam sebuah pengumuman mengejutkan minggu lalu: "Karena negara-negara lain sedang menguji program ini, saya telah menginstruksikan Departemen Perang untuk mulai menguji Senjata Nuklir kita secara setara. Proses itu akan segera dimulai."

Trump belum mengklarifikasi apakah yang ia maksud adalah uji coba bahan peledak nuklir, yang akan dilakukan oleh Badan Keamanan Nuklir Nasional, atau uji terbang rudal berkemampuan nuklir.

Bulan lalu, Rusia menguji coba rudal jelajah Burevestnik terbarunya, yang bertenaga nuklir dan dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir. Rusia juga menguji coba supertorpedo Poseidon bertenaga nuklir.(aLf/ aRSp)

Gen Z Takeaway

Geopolitik lagi panas banget: setelah Trump ngumumin kemungkinan uji coba nuklir AS, Putin langsung gerak cepat minta pejabat Rusia siapin rencana uji coba nuklir skala penuh, bahkan targetnya Arktik di Novaya Zemlya. Para analis khawatir kalau Rusia dan AS balik lagi ke jalur itu, bisa bikin efek domino, negara lain ikutan ngegas juga.

FYI, AS terakhir tes nuklir 1992, China & Prancis 1996, Uni Soviet 1990. Ditambah Rusia baru aja nguji rudal Burevestnik dan supertorpedo Poseidon bertenaga nuklir, jadi wajar kalau dunia agak deg-degan sekarang.

Presiden Vladimir Putin Rusia Senjata Nuklir Uji Coba Senjata Nuklir vladimir putin

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB