Menaker: Dunia Kerja Harus Siap Hadapi Tren Masa Depan dan Dominasi Gen Z

Editor: Khoirudin
Rabu, 5 November 2025 | 16:30 WIB
Menaker: Dunia Kerja Harus Siap Hadapi Tren Masa Depan dan Dominasi Gen Z
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli. (Foto: Kemnaker)

astakom.com, Jakarta – Lanskap dunia kerja terus berubah dengan cepat. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), perubahan demografi, hingga transisi menuju ekonomi hijau membuat dunia ketenagakerjaan semakin dinamis. Dalam situasi ini, pelaku industri dan organisasi dituntut untuk beradaptasi agar tidak tertinggal.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, bahwa sektor ketenagakerjaan di Indonesia harus mampu merangkul tren masa depan dan menyesuaikan diri dengan perubahan besar tersebut. Ia menyebut ada tiga aspek penting yang perlu diperhatikan dunia kerja saat ini, yaitu meaningful work, pemanfaatan AI, dan pengembangan diri (personal growth).

“Semua hal itu penting karena ada tantangan ke depan,” ujar Yassierli saat menjadi pembicara kunci dalam ajang Top Human Capital Awards 2025 yang berlangsung di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Menurut Yassierli, perubahan demografi juga menjadi faktor yang tak bisa diabaikan. Saat ini, generasi milenial dan Gen Z mendominasi 58,7 persen angkatan kerja nasional. Kedua generasi ini membawa cara berpikir dan nilai kerja yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.

“Nah, tantangan future of work dan karakter Milenial dan Gen Z itu mendorong pentingnya people-centric organization dalam dunia ketenagakerjaan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Merry Riana menyoroti pentingnya perusahaan memahami karakter generasi muda, termasuk Milenial, Gen Z, dan Gen Alfa.

“Bagaimana cara agar kita bisa relate dengan mereka, itu sangatlah penting,” tegas Merry.

Ia menambahkan, generasi muda memiliki pola pikir, cara komunikasi, dan pengambilan keputusan yang berbeda. Oleh karena itu, dunia usaha perlu menyesuaikan pendekatan dan strategi manajemen talenta agar potensi besar generasi muda dapat dioptimalkan.

Gen Z Takeaway

Dunia kerja sekarang lagi berubah cepat banget, dari kecerdasan buatan (AI), transisi hijau, sampai dominasi generasi muda. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bilang, biar gak ketinggalan, dunia kerja harus fokus ke tiga hal: kerja yang bermakna (meaningful work), pemanfaatan AI, dan pengembangan diri.

Soalnya, sekarang 58,7 persen tenaga kerja Indonesia udah dikuasai milenial dan Gen Z yang punya cara pikir beda dari generasi sebelumnya. Merry Riana juga ingetin, perusahaan harus bisa relate sama generasi muda biar potensi mereka gak kebuang percuma. Intinya, masa depan kerja bakal lebih people-centric, tempat di mana teknologi dan manusia bisa tumbuh bareng.

AI Artificial Intelligence Kementerian Ketenagakerjaan Kemnaker Menaker Yassierli Yassierli

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB